Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Tenggelam di Anambas

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kapal Tenggelam di Anambas Doc: ANTARA/HO-Basarnas Natuna
Ket. Proses evakuasi kapal tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Jumat (26/7/2024).

NATUNA -Tiga orang meninggal saat Kapal Samarinda yang membawa 40 penumpang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, Jumat (26/7) sore.

"Tiga korban meninggal," kata Kepala Seksi (Kasi) Operasi Kantor Basarnas Kabupaten Natuna Budiman saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Natuna, Jumat (26/7).

Budiman menjelaskan, kecelakaan terjadi pada Jumat sekitar pukul 17.00 WIB, dan saat kejadian cuaca teduh.

"Kapal kayu angkutan penumpang itu biasanya digunakan masyarakat Anambas, jam operasinya pagi dan sore," ujar dia.

Ia menyebut 37 orang yang selamat sudah dievakuasi di tempat aman. "Ada juga yang kritis tapi datanya belum pasti," ucapnya.

Ia menjelaskan seluruh informasi itu didapat dari hasil koordinasi dengan Syahbandar Anambas dan beberapa pihak lainnya.

"Korban ada yang dievakuasi ke Tarempa dan ada juga yang dievakuasi keMatak," jelas dia.

Ia menjelaskan, dugaan sementara peristiwa kapal oleng dan tenggelam itu akibat banyak penumpang yang duduk di bagian atas kapal.

"Para korban ini merupakan pegawai yang berdinas di wilayah Tarempa dan hendak pulang ke Matak," tutur dia.

Selain membawa penumpang sambung dia, kapal juga membawa beberapa kendaraan bermotor.

"Kita menurunkan satu tim yang berjumlah tiga orang dan satu RIB 02 untuk membantu mengevakuasi korban," katanya.

Adapun unsur yang terlibat pada proses evakuasi antara lain, Basarnas Kabupaten Natuna, TNI, Polri, pemerintah setempat, dan warga setempat.

"Kita saat ini masih berkoordinasi untuk mencari informasi terbaru," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.