Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Dorong Asean dan India Perkuat Kerja Sama Pangan

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Dorong Asean dan India Perkuat Kerja Sama Pangan Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi (kanan) menyapa Menlu India S Jaishankar (kiri) di sela-sela Pertemuan Menlu Asean-India yang berlangsung di Vientiane, Laos, pada Jumat (26/7/2024).

Jakarta - Indonesia mendorong penguatan kerja sama pangan dan maritim dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean dan India di Vientiane, Laos, Jumat (26/7).

"Kita belajar dari pengalaman, khususnya pada saat pandemi, setelah pandemi, dan juga akibat perang, masalah ketahanan pangan ini masih menjadi tantangan besar bagi kita semua, bagi dunia dan juga bagi kawasan," kata Menlu RI Retno Marsudi dalam keterangan tertulisnya.

Tahun lalu pada periode keketuaan Indonesia, Asean dan India telah menyepakatiJoint Leaders' Statement on Strengthening Food Security and Nutrition in Response to Crises.

Retno berharap Asean dan India bisa bersama-sama mengimplementasikan kerja sama yang ditujukan untuk penguatan ketahanan pangan dalam merespons konflik tersebut.

Di bidang maritim, Menlu RI menyampaikan bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas maritim adalah tujuan bersama Asean dan India.

"Kita semua tentunya menginginkan domain maritim ini menjadi ajang kerja sama, dan bukan ajang konfrontasi," tegasnya.

Untuk itu, Indonesia mendorong implementasi konkret kesepakatanthe Asean-India Joint Statement on Maritime Cooperationyang disepakati tahun lalu di Jakarta khususnya di bidang pengembangan ekonomi biru, konektivitas maritim, dan pengembangan energi sumber daya maritim yang berkelanjutan.

Di bidang kerja sama Asean dan negara-negara di lingkar Samudera Hindia (IORA), Menlu Retno menyampaikan usulan untuk menerjemahkan kerja sama Asean-IORA ke dalam rencana aksi.

Ia secara khusus meminta India, sebagai anggota penting dan terpandang dari IORA, untuk mendukung penguatan kerja sama antara Asean dan IORA.

Di bawah keketuaan Indonesia tahun lalu, Asean dan IORA menyepakati nota kesepahaman (MoU) dalam rangka membangun arsitektur regional yang inklusif.

Dalam pertemuan Asean-India tahun ini, Menlu Retno juga mengangkat isu Palestina dan mendesak negara-negara untuk melipatgandakan dukungan dan komitmennya untuk Palestina.

Retno kembali menyerukan gencatan senjata yang segera dan permanen, memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan tanpa hambatan, serta pengakuan dan dukungan untuk keanggotaan Palestina di PBB.

Sama seperti Indonesia, India telah mengakui Palestina dan memberikan bantuannya melalui badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.