Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres: Penting Lestarikan Pilar Kekuatan Bangsa

📅 Jumat, 26 Jul 2024, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres: Penting Lestarikan Pilar Kekuatan Bangsa Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Wakil Presiden Ma’ruf Amin (tengah) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana (belakang kiri), Wali Kota Surakarta Teguh Prakoso (belakang kanan) dan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti (kiri) meninjau lokasi saat peresmian penataan kawasan Taman Balekambang di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (25/7). Wapres mengharapkan penataan taman seluas 12,8 hektare itu dapat digunakan sebagai tempat edukasi dan pusat kegiatan seni, serta kebudayaan lokal serta membawa manfaat signifikan bagi upaya pelestarian lingkungan, sekaligus menjadi penggerak perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengingatkan akan pentingnya melestarikan empat bingkai kerukunan sebagai pilar utama kekuatan bangsa.

"Pertama bingkai politis. Politis, yaitu UUD 1945, Pancasila, dan NKRI. Ini bingkai politis sudah menjadi aturan ketetapan negara, tetapi itu dalam tataran politisnya. Implementasinya adalah bagaimana kesepakatan tersebut ditetapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga negara kesatuan yang juga dalam arti politis, sosial. Seluruhnya menjadi kesatuan," kata Wapres.

Wapres menyampaikan hal itu saat menerima audiensi Forum Keberagaman Nusantara (FKN) di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (25/7).

Wapres sebagaimana keterangan dari Biro Pers Sekretariat Wapres menyampaikan melalui implementasi bingkai politis yang merata, maka pembangunan pun juga dilakukan secara merata untuk seluruh Indonesia.

"Makanya, kita bangun pemerataan. Jangan sampai merasa tidak masuk NKRI. Jadi, pembangunannya bukan meng-Jawa tapi meng-Indonesia. Politisnya sudah, tetapi implementasinya belum mantap. Karena itu, bingkai ini harus dijaga," ucap Wapres.

Kedua, bingkai yuridis. Dalam bingkai itu, Wapres memaparkan bahwa di Indonesia terdapat aturan-aturan yang dibuat untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu, dalam merawat keberagaman dan merajut kebhinekaan, aturan-aturan tersebut harus ditaati.

"Ketiga (bingkai) sosiologis, yaitu local wisdom (kearifan lokal). Local wisdom ini banyak sekali menyelesaikan persoalan. Di daerah-daerah punya local wisdom," ungkap Wapres.

Ia pun mencontohkan beberapa nilai-nilai tradisional yang dapat ditemukan di berbagai daerah, di antaranya di Sumatera Utara terdapat kearifan lokal "Dalihan Na Tolu", di Minahasa "Torang Samoa Basodara", dan di Dayak "Rumah Betang" yang seluruhnya memiliki makna membangun persaudaraan.

Melalui kearifan lokal tersebut, Wapres menilai banyak permasalahan yang tidak dapat diselesaikan secara politis maupun yuridis, namun dapat diselesaikan secara sosiologis.

"Keempat bingkai teologis. Agama-agama itu di dalam menyampaikan harus menggunakan narasi-narasi kerukunan, jangan narasi konflik. Kalau agama ini membawa narasi konflik, ya konflik, tetapi kalau narasinya kerukunan, tidak terjadi konflik," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.