Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perenang Tiongkok Jadi Target Pengujian Doping

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 07:04 WIB | Oleh:
Perenang Tiongkok Jadi Target Pengujian Doping Doc: Philip FONG / AFP
Ket. program peng­ujian doping I Presiden Akuatik Dunia Husain al-Musallam menyampaikan pidato saat upacara pembukaan Kejuaraan Akuatik Dunia di Fukuoka, pekan lalu. World Aquatics melaksanakan program peng­ujian doping paling ketat menjelang Olimpiade Paris.

PARIS - Federasi renang dunia atau World Aquatics melaksanakan program pengujian doping paling ketat menjelang Olimpiade Paris. Perenang Tiongkok menjadi target.

Sejak awal Januari, 2.145 tes antidoping telah dilakukan terhadap atlet Olimpiade yang diawasi Badan Pengujian Doping Internasional (ITA). Ini termasuk tes oleh organisasi lain. Perenang telah diuji rata-rata 3,4 kali, dengan total 4.774 sampel diambil.

"Prioritas utama kami agar atlet berkompetisi dalam kompetisi yang bersih dan adil," ujar presiden World Aquatics, Husain Al-Musallam, Rabu (24/7). Program pengujian ketat mencerminkan dedikasi untuk menjunjung standar integritas tertinggi dalam olahraga air.

Perenang Tiongkok menjadi fokus utama. Ada 31 atlet Tiongkok yang berkompetisi di Paris. Tiap atlet diuji setidaknya 10 kali oleh World Aquatics. Tindakan ini mengikuti pengungkapan bulan April lalu. Sebanyak 23 perenang Tiongkok gagal dalam tes untuk obat jantung terlarang trimetazidine.

Mereka diizinkan untuk berkompetisi di Olimpiade Tokyo dan memenangkan tiga medali emas. Pemberian izin itu setelah badan antidoping, WADA, menerima penjelasan Tiongkok bahwa hasil positif disebabkan kontaminasi makanan di hotel. Sebelas dari perenang tersebut dijadwalkan berlomba di Paris.

Insiden yang diungkapkan bulan April oleh New York Times dan media Jerman ARD, memicu kemarahan dunia. Otoritas antidoping AS menuduh WADA menyembunyikan fakta sebenarnya.

World Aquatics mengatakan, telah melakukan 418 tes terhadap perenang Tiongkok sejak Januari. Tes tersebut dilakukan secara independent oleh organisasi antidoping lainnya menggunakan laboratorium yang diakreditasi WADA dan berbasis di Eropa. Ini termasuk tes yang dilakukan oleh organisasi lain. Perenang Tiongkok telah diuji rata-rata 21 kali.

Sebaliknya, perenang Australia diuji rata-rata empat kali dalam periode yang sama. Perenang Amerika Serikat rata-rata enam kali. Pengujian akan terus dilakukan selama kompetisi renang yang berlangsung sembilan hari di La Defense Arena. Kompetisi dimulai pada Sabtu (27/7). ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Capaian realisasi investasi nasional

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.