Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PUPR Terus Siapkan Kelengkapan Sarana Kantor Presiden

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Kementerian PUPR Terus Siapkan Kelengkapan Sarana Kantor Presiden Doc: Yasuyoshi CHIBA/AFP
Ket. Progres pembangunan Istana Presiden di IKN.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 28 Juli 2024. Pihak Istana berkoordinasi dengan Kementerian PUPR masih terus mempersiapkan kelengkapan sarana prasarana untuk Kantor Presiden di IKN, termasuk mengisi kebutuhan furniturnya.

"Rencana tanggal 28 Presiden Jokowi akan meresmikan tol dan meninjau (IKN). Kami bersama Kementerian PUPR dan Sekretariat Presiden mempersiapkan segala kebutuhan untuk Presiden berkantor di IKN. Pengadaan meja, furnitur, lampu, kursi semuanya sedang berjalan," kata Kepala Setpres RI, Heru Budi Hartono, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/7).

Sekretariat Presiden sudah memulai untuk mengisi furnitur dan peralatan kantor untuk mempersiapkan Presiden Jokowi berkantor di IKN.

"Sedang berjalan, Kantor Presiden kita persiapkan kursi-kursi yang dibutuhkan. Saya selaku Kasetpres bersama rekan-rekan pejabat Sekretariat Presiden mulai hari ini, terus tanggal 25 (Juli), mengisi terus kebutuhan furnitur yang memang harus disiapkan untuk Presiden Jokowi," kata Heru.

Namun, seperti dikutip dari Antara, Heru tidak menjelaskan apakah Presiden Jokowi akan seterusnya berkantor di IKN atau akan bolak-balik ke Jakarta, dalam menjalankan roda pemerintahan Indonesia.

Terus Dimatangkan

Selain menyiapkan Kantor Presiden, kata Heru, Setpres juga terus mematangkan semua persiapan menjelang peringatan HUT ke-79 RI yang rencananya diselenggarakan di dua lokasi, yaitu IKN dan Jakarta.

"Kami tentunya konsentrasi di sana untuk mempersiapkan semua sarana prasarana dalam rangka 17 Agustus. Jadi nanti setelah tanggal 28, mungkin Presiden Jokowi ada beberapa kali lagi ke IKN sebelum menjelang 17 Agustus karena masih ada rangkaian kegiatan (peringatan kemerdekaan)," tutur Heru.

Mengenai detail rangkaian acara HUT RI, Heru mengatakan pemerintah segera mengadakan konferensi pers pada akhir Juli.

Sejauh ini, HUT ke-79 RI akan diawali dengan zikir kebangsaan pada 1 Agustus 2024, kemudian dilanjutkan dengan sejumlah agenda lain, di antaranya pemberian tanda kehormatan oleh Presiden Jokowi pada 15 Agustus 2024.

Presiden Jokowi sebelumnya mengatakan dirinya siap berkantor di IKN, Kalimantan Timur, secepatnya jika sudah ada sinyal lampu hijau atau tanda kesiapan.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan keterangan pers usai menyaksikan laga pembuka Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/7).

"Begitu ada lampu hijau siap, saya akan berkantor di IKN," kata Presiden saat ditanya awak media soal kesiapan berkantor di IKN.

Sementara itu, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis HSumadilaga, mengatakan IKN siap menjadi lokasi upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI dengan persiapan maksimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.