Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Pemkab Buleleng Terima Tempat Pengolahan Sampah dari Kementerian PUPR

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Pemkab Buleleng Terima Tempat Pengolahan Sampah dari Kementerian PUPR Doc: ANTARA/HO-Diskominfosanti Buleleng
Ket. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng Putu Adiptha Ekaputra.

Buleleng - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, menerima bantuan lima Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) di daerah itu dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai upaya mengentaskan permasalahan sampah di kabupaten itu.

"Bantuan itu berupa Tempat Pengolahan Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R) serta 10 desa penerima program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas)," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng Putu Adiptha Ekaputra di Singaraja, Rabu.

Ia menyampaikanTPS3R ini merupakan program tahunan dengan daerah yang menjaga konsistensi kinerja dari pengelolaan TPS3R secara baik dan diberikan penghargaan.

"Astungkara,Menteri PUPR kembali memberikan bantuan kepada kita. Ada Surat Keputusan (SK) terbaru pada 2024 ini memberi hadiah untuk Buleleng pada lima TPS3R," ujarnya.

Melalui program ini, diharapkan empat bulan ke depan para pengelola di desa bisa membuat jadwal yang bagus, baik dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi, sehinggapada akhir tahun 2024 TPS3R berfungsi dengan baik.

"Masyarakat butuh ini, jangan sampai ada masalah ketika ada bantuan. Kami akan kawal ini dengan teman-teman balai juga. Kami terima kasih untuk BPPW Bali dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang sudah bahu membahu sehingga sukses kedepannya," kata Putu Adiptha.

Lebih lanjut ia meminta program IBM sanitasi agar dilaksanakan secara akuntabel dan transparan, infrastruktur terbangun harus berfungsi dan difungsikan secara optimal.

Adapun lima penerima TPS3R yakni Desa Alasangker, Kelurahan Kendran, Desa Pelapuan, Desa Bengkala, dan Desa Depeha, yang dinilai layak menerima dukungan tersebut karena program yang dilaksanakan selama ini terkait penanganan sampah.

Selain itu terdapat 10 penerima program IBM Sanimas yakni Desa Dencarik, Kaliasem, Temukus, Tigawasa, Sepang, Lokapaksa, Les, Penuktukan, Sambirenteng dan Tejakula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.