Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Titik Panas di Sumut Turun Jadi 53 Titik

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 17:56 WIB | Oleh:
BMKG: Titik Panas di Sumut Turun Jadi 53 Titik Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Petugas sedang memadamkan kebakaran lahan.

MEDAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan berdasarkan pantauan sensor medis yakni Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20, jumlah titik panas (hotspot) di Sumatera Utara turun menjadi 53 titik dari sebelumnya 105 titik.

"Titik panas turun 52 titik," kata Prakirawan Cuaca Balai Besar MKG wilayah I Medan Martha Manurung di Medan, Kamis.

Titik panas tersebut masing-masing tersebar 3 titik di Humbang Hasundutan, 2 di Labuhanbatu Selatan, 2 di Mandailing Natal, 1 di Nias Selatan, 3 di Padang Lawas, 2 Serdang Bedagai dan 2 titik panas di Tapanuli Selatan.

Kemudian 1 titik panas di Tapanuli Tengah, 1 di Tapanuli Utara, 3 di Toba, 2 di Asahan, 1 di Dairi, 2 di Karo, 25 di Labuhanbatu, 2 di Samosir, dan 1 titik panas di Sibolga.

Meski titik panas yang terpantau menurun, masyarakat tetap diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau di sebagian wilayah Sumatera Utara.

"Hari ini suhu mencapai 37.6 Derajat Celcius," katanya.

Sementara terkait cuaca pada Jumat (25/7) ia mengatakan pada pagi hari rata-rata cerah berawan dan malam hari berpotensi hujan dengan intensitas ringan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.

Dini hari juga berawan dan berpotensi hujan ringan di Batubara, Deli Serdang, Karo, Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Simalungun dan sekitarnya.

Suhu udara rata-rata 15-37.0 derajat celcius, angin berhembus dari tenggara - barat daya dengan kecepatan 5-12 km/jam.

"Waspada potensi suhu udara yang cukup panas dan gerah di wilayah dataran rendah, perkotaan, dan pesisir pantai Sumatera Utara," katanya.

Sementara prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Dasmian Sulviani mengatakan rata-rata gelombang di perairan Sumatera bagian utara kategori sedang (1.25 - 2.5 meter) dan rendah (0.5 - 1.25 meter).

Pola angin di perairan Sumatera bagian utara di pesisir sebelah timur umumnya bertiup dari timur laut hingga selatan, sedangkan di pesisir sebelah barat umumnya angin bertiup dari timur hingga barat daya.

Angin bertiup dengan kecepatan 2-25 knot.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.