Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Kulon Progo Intensifkan Sosialisasi 'Tolak Politik Identitas'

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 09:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Kulon Progo Intensifkan Sosialisasi 'Tolak Politik Identitas' Doc: ANTARA/Dok Pribadi
Ket. Ilustrasi pemilihan kepala daerah.

KULON PROGO - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo, Darah Istimewa Yogyakarta, mengintensifkan sosialisasi tolak politik identitas dalam Pilkada 2024 kepada masyarakat supaya tercipta kenyamanan dan aman.

?Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kulon Progo Aris Zurkhasanah di Kulon Progo, Selasa (23/7), mengatakan KPU masif melakukan campaign/sosialisasi mengenai dampak politik identitas kepada masyarakat hingga kelompok masyarakat.

"Politik identitas biasanya muncul pada saat kampanye. Untuk itu, kami mengajak seluruh komponen masyarakat dan pemangku kepentingan menolak politik identitas," kata Aris.

Ia mengajak semua pihak berkontribusi dengan turut mengkampanyekan hal-hal baik, melalui konten media sosial yang berisi ajakan sukseskan Pilkada tanpa ujaran SARA.

"Kami juga kampanye ajakan untuk cerdas sharing info terkait Pilkada 2024," ucapnya.

Aris Zurkhasanah mengatakan KPU Kulon Progo sebagai salah satu penyelenggara pemilu berharap warga dapat mengetahui dan memperhatikan proses Pilkada Kulon Progo 2024 terutama mengenai hak pilih, jangan sampai warga yang telah memenuhi syarat pemilih, pada hari 'H' pemungutan suara, menyia-nyiakan kesempatannya menjadi penentu nasib Kulon Progo untuk 5 tahun ke depan.

"Ayo gunakan hak pilih pada Pilkada 27 November 2024 dengan memilih pemimpin yang amanah dan sesuai hati nurani," ajaknya.

Ketua FKUB Kabupaten Kulon Progo Surahmanto mengatakan embrio isu politik identitas dalam pemilu maupun pilkada harus dengan cepat dan sigap diselesaikan, jangan sampai isu tersebut berkembang sampai menimbulkan perpecahan, terutama dalam masa-masa tahapan pilkada.

"Mari jadikan kontestasi dalam Pilkada Kulon Progo ini sejuk dan damai dan senantiasa terhindar dari isu politik identitas, dan ajak semua warga untuk mengawal jalannya proses pilkada ini sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan oleh undang-undang," imbau dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.