Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pontianak Kenalkan Budaya Melayu dengan Lomba Berceloteh

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 16:05 WIB | Oleh:
Pontianak Kenalkan Budaya Melayu dengan Lomba Berceloteh Doc: ANTARA/Dedi
Ket. Kegiatan lomba berceloteh di Kota Pontianak

PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Ilmu Pengetahuan (Iptek) dan Bahasa terus mengenalkan budaya melayu dengan menghadirkan lomba berceloteh dan pantun berdendang dalam bahasa melayu.

"Tujuan lomba ini sebagai bagian dari upaya untuk mengenalkan budaya Melayu kepada para pelajar mulai dari SD, SMP sampai SMA," ujar Kepala UPT Iptek dan Bahasa Kota Pontianak Rosalina di Pontianak, Selasa.

Ia menerangkan bahwa peserta lomba berceloteh dalam bahasa melayu adalah pelajar kelas satu dan dua SD se-Kota Pontianak. Sedangkan peserta lomba pantun berdendang adalah pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kota Pontianak.

"Lomba ini adalah untuk menarik minat dan bakat anak-anak agar mereka tahu budaya di Kota Pontianak seperti apa. Untuk itu, mereka diwajibkan tampil menggunakan bahasa daerah," katanya.

Demikian pula pantun berdendang, pihaknya ingin mengenalkan kepada anak-anak tentang alat musik dan syair yang mereka gunakan dalam bahasa daerah. Dengan dua lomba ini, dia berharap mampu untuk menarik minat bakat anak-anak agar mereka paham dengan budaya daerah.

"Dewasa ini merupakan hal yang sangat penting untuk melestarikan budaya, sehingga budaya daerah tidak tergerus oleh zaman," kata dia.

Ia berharap, ke depannya anak-anak tidak malu menggunakan bahasa daerah, apalagi hingga mereka merasa rendah diri. Generasi muda di Kota Pontianak menurutnya harus bangga dalam berbahasa melayu

"Sekarang ini banyak sekali bahasa asing yang masuk, tetapi mereka tetap harus bangga menggunakan bahasa daerahnya. Dengan begini mereka bisa melestarikan bahasa dan budaya daerah," imbuhnya.

Dalam lomba berceloteh, terdapat sekitar 32 orang peserta yang berpartisipasi. Untuk lomba pantun berdendang terdapat 18 peserta yang berpartisipasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.