Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Kebijakan Ini, Lapas Tanjung Pandan Luncurkan Program Sarapan Bersama Keluarga Pembesuk

📅 Senin, 22 Jul 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Kebijakan Ini, Lapas Tanjung Pandan Luncurkan Program Sarapan Bersama Keluarga Pembesuk Doc: ANTARA/Kasmono/Apriliansyah
Ket. Suasana kegiatan program inovasi "Kampit" di Lapas Kelas II B Tanjung Pandan.

Tanjungpandan - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Pandan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meluncurkan program sarapan pagi bersama para keluarga pembesuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Kelas II B Tanjung Pandan, Gowim Mahali di Badau, Minggu, mengatakan peluncuran program inovatif tersebut bertujuan guna membangun aspirasi dan menyerap masukan dari keluarga WBP.

Gowim mengungkapkan sarapan pagi tersebut juga diiringi dengan lantunan instrumen musik Melayu serta lagu daerah Belitung.

"Sehingga suasananya seumpama di warung kopi yang identik dengan Pulau Belitung. Semua berbaur tanpa kelas dan jabatan dengan suasana yang penuh keakraban sembari menikmati secangkir kopi," katanya.

Menurut dia, Lapas Kelas II B Tanjung Pandan terus berkomitmen memberikan pelayanan publik yang prima kepada para WBP dan juga keluarga WBP.

Ia mengatakan saat ini Lapas Kelas II B Tanjung Pandan telah memiliki empat program inovasi, selain progran sarapan pagi bersama, program lainnya adalah "Kampit" yang baru saja diluncurkan.

"Lapas Kelas II B Tanjung Pandan kembali menghadirkan program inovasi "Kamis Melampun di Ruang Tunggu" (Kampit) untuk membangun keakraban dan menyerap aspirasi para keluarga WBP," katanya.

Dia berharap hadirnya program ini dapat menjadi jembatan informasi melalui keakraban antara masyarakat khususnya keluarga WBP dan petugas lapas.

Gowim berharap, melalui program ini tidak ada lagi sekat birokrasi bagi keluarga WBP untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan dalam pelayanan dan pembinaan di dalam lapas.

Ia menjelaskan, program "Kampit" dilaksanakan setiap hari Kamis awal bulan, dengan menyediakan berbagai kudapan lokal khas Belitung kue cucur, jungkong, keroket singkong, teh, kopi serta cemilan lainnya di ruang tunggu.

Salah satu pengunjung Lapas Kelas II B Tanjung Pandan, Dedi Maroe menyambut baik program inovasi "Kampit". Dedi Maroe adalah pendamping dari keluarga WBP disabilitas tuna rungu di Lapas Kelas II B Tanjung Pandan.

"Saya sangat merasa terbantu dengan program ini, termasuk adanya duta layanan yang komunikatif dalam memberikan informasi kepada kami serta tidak ada pungli maupun hal negatif lain baik bagi saya maupun keluarga saya yang menjadi warga binaan. Terima kasih Lapas Tanjung Pandan semoga hal yang positif ini dapat terus dipertahankan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.