Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangkoops: Prajurit TNI di Perbatasan RI-Papua Nugini Ajari Anak Baca dan Tulis

📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 02:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pangkoops: Prajurit TNI di Perbatasan RI-Papua Nugini Ajari Anak Baca dan Tulis Doc: ANTARA/HO/Koops Habema
Ket. Prajurit Satgas Yonif 323/Kostrad sedang mengajari anak-anak di Kampung Mayuneri, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dalam pekan ini.

Jayapura - Para prajurit Satgas Yonif 323/Kostrad yang melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Opspamtas) Mobil RI-PNGmengajarkan baca-tulis kepada anak-anak di Mayuneri, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Pangkoops Habema Brigjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulisnya, Jumat mengatakan kegiatan yang dilaksanakan melalui program pembinaan teritorial itu dilakukan di sela-sela tugas utama mengamankan wilayah tersebut.

"Anak-anak yang ingin belajar diundang ke pos belajar bersama dengan bimbingan para prajurit," kata Lucky.

Menurut dia, kegiatan yang dilakukan para prajurit dalam rangka mendukung program "Papua Pintar" dan diharapkan anak-anak tersebut dapat membaca dan menulis dengan lancar.

Satgas Yonif 323/Kostrad merupakan salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi TNI (KoopsTNI) di Papua, yang sedang melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Opspamtas) Mobil RI-PNG, di wilayah Kabupaten Puncak.

Sebelumnya, Komandan Satgas Yonif 323/Kostrad Letkol Inf Tri Wiratno mengingatkan pentingnya perhatian personel satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar pos.

Oleh karena itu, menurutdia, kegiatan yang dilakukan prajurit TNI telah mendukung dan membantu mencerdaskan anak-anak di sekitar Pos Mayuneri, melalui kegiatan belajar mengajar.

"Saat kegiatan berlangsung, anak-anak juga dibagikan perlengkapan sekolah , ujar Dansatgas Yonif 323/ Kostrad Letkol Inf Tri Wiratno

Lukas Murib, salah seorang anak yang ikut belajar di Pos Mayuberi mengucapkan terima kasih kepada para prajurit TNI itu.

"Terima kasih om tentara karena sudah mengajari kita membaca dan menulis, semoga Tuhan memberkati," kata Lukas Murib.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.