Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SKK Migas Sebut Lifting Minyak Semester I-2024 capai 576 ribu BOPD

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 18:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
SKK Migas Sebut Lifting Minyak Semester I-2024 capai 576 ribu BOPD Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto memberi keterangan dalam Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Semester I/2024 di Jakarta, Jumat (19/7/2024).

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan bahwa capaian lifting minyak pada Semester I Tahun 2024 mencapai 576 ribu barel minyak per hari (BOPD).

"Realisasi produksi minyak kita adalah 576 ribu barel per hari," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Semester I/2024 di Jakarta, Jumat (19/7).

Capaian tersebut, kata Dwi, lebih rendah apabila dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan APBN 2024 sebesar 635 ribu BOPD.

Selain itu, capaian lifting minyak ini juga lebih rendah apabila dibandingkan dengan target work program and budget (WP&B) yang ditetapkan sebesar 589,5 ribu BOPD.

Dwi menjelaskan bahwasanya yang menjadi penyebab dari tidak tercapainya kedua target tersebut adalah keterlambatan drilling atau pengeboran yang diakibatkan oleh banjir.

"Di semester I, lifting minyak mengalami gangguan banjir di mana-mana, sehingga drilling practice lebih dari satu bulan tidak bisa dilakukan," ujar Dwi.

Berdasarkan capaian lifting minyak pada semester I/2024, Dwi memperkirakan lifting minyak pada akhir tahun 2024 sebesar 595 ribu BOPD atau 99 persen dari target yang ditetapkan WP&B sebesar 596,4 ribu BOPD, dan 94 persen dari target yang ditetapkan APBN 2024 sebesar 635 ribu BOPD.

Lebih lanjut, Dwi memaparkan, salur atau lifting gas pada Semester I/2024 yang mencapai 5.301 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Capaian tersebut lebih rendah daripada yang ditetapkan di APBN 2024 sebesar 5.785 MMSCFD, serta lebih rendah daripada yang ditetapkan di WP&B sebesar 5.443 MMSCFD.

"Kami sudah menghitung outlook-nya, (lifting gas) akan menjadi 5,554 milyar kubik per hari (BSCFD)," kata Dwi.

Perkiraan lifting migas pada akhir tahun 2024 tersebut lebih tinggi daripada target yang ditetapkan di WP&B, yakni sebesar 5.544 MMSCFD, namun tetap lebih kecil daripada target yang ditetapkan di APBN 2024 sebesar 5.785 MMSCFD.

"Realisasinya akan lebih besar daripada target WPNB. Meskipun kita masih mengalami kendala untuk di APBN, tetapi sudah mulai kelihatan adanya incline (peningkatan) untuk lifting gas," kata Dwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.