Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubes Grijns: Belanda Tertarik Perkuat Kerja Sama Pembangunan IKN

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes Grijns: Belanda Tertarik Perkuat Kerja Sama Pembangunan IKN Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns dalam sesi wawancara khusus bersama ANTARA di Jakarta, Kamis (18/7/2024).

Jakarta - Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns menyatakan bahwa Belanda amat ingin memperkuat kontribusi dan investasi dalam berbagai sektor pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah berjalan.

Dalam sesi wawancara khusus bersama ANTARA di Jakarta, Kamis, Grijns menyoroti salah satu kerja sama yang telah terjalin adalah dalam aspek pengembangan sistem pengelolaan air di IKN.

"Untuk itu, Belanda memberi bantuan keuangan melalui Bank Pembangunan Asia (ADB) untuk manajemen air, khususnya dalam aspek solusi berorientasi alam dan pembangunan sistem air berkelanjutan," ucap Dubes Belanda terkait bantuan dalam pengembangan sistem air.

Selain itu, ia menyebut sejumlah universitas Belanda telah menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama sektor penelitian dan pendidikan dengan Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), khususnya dalam pembangunan berkelanjutan dan manajemen ekologi di IKN.

Grijns juga menyoroti pengembangan sistem agrikultur di Nusantara memberi peluang investasi kepada para pemodal Belanda. Menurutnya, bantuan dalam sektor tersebut penting untuk memastikan warga IKN nantinya bisa menikmati makanan segar yang diproduksi dari sumber setempat.

Sementara itu, Dubes Belanda menyatakan bahwa membangun kota baru adalah kebijakan yang kerap ditempuh pemerintah sejumlah negara yang berusaha menangani masalah kepadatan penduduk, seperti yang terjadi di Indonesia.

Ia pun memahami pengembangan IKN juga merupakan upaya pemerintah Indonesia memastikan meratanya pembangunan dengan menggeser pusat pembangunan ekonomi ke titik tengah negara.

Grijns menyebut bahwa pembangunan IKN merupakan hal yang menarik bagi dirinya secara pribadi. Ia juga mengaku tidak sabar mengunjungi IKN dan melihat perkembangan pembangunan yang masih berlangsung.

Meski demikian, Dubes mengingatkan bahwa mengembangkan kota baru perlu waktu yang panjang dan harus dilakukan secara konstan - lebih dari sekadar membangun infrastruktur dan fasilitas umum - supaya kota tersebut nyaman ditinggali warganya.

"IKN perlu waktu untuk tumbuh menjadi kota mandiri yang ajek(stabil), dan menurut saya hal terpenting yang dibutuhkan oleh IKN adalah waktu (berkembang) yang lebih panjang," kata Grijns.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.