Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubes Belanda Yakin Hubungan dengan RI Terus Kuat di Tengah Transisi Kepemimpinan

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 09:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes Belanda Yakin Hubungan dengan RI Terus Kuat di Tengah Transisi Kepemimpinan Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns dalam sesi wawancara khusus bersama Antara di Jakarta, Kamis (18/7/2024).

JAKARTA - Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns meyakini hubungan Indonesia dan Belanda akan terus kuat meski tahun ini kedua negara mengalami transisi kepemimpinan.

Dalam sesi wawancara khusus bersama Antara di Jakarta, Kamis (18/7), ia menyatakan bahwa Belanda memiliki kepentingan memperjuangkan hubungan bilateral yang baik dengan Indonesia, sebagai rekan penting Belanda di kawasan Asia Tenggara.

"Kita punya tanggung jawab bersama menjaga baiknya hubungan bilateral karena terlalu banyak yang dipertaruhkan (apabila hubungan memburuk). Kita punya hubungan ekonomi yang sangat kuat dan interaksi antarindividu yang begitu kaya," kata Grijns.

Saat transisi kepemimpinan di Indonesia tengah berlangsung menjelang pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto pada Oktober mendatang, Raja Belanda Willem Alexander telah melantik Dick Schoof sebagai perdana menteri baru awal bulan ini sebagai pengganti Mark Rutte.

Dubes Belanda mengatakanpentingnya menjaga hubungan baik antara RI dan Belanda tercermin dari bagaimana Menlu RI Retno Marsudisegera membuka komunikasi dengan Menlu Belanda yang baru, Caspar Veldkamp, begitu Veldkamp dilantik sebagai menteri.

Kedua menteri pun terus berkomunikasi dan meminta pendapat tentang isu apapun, bahkan untuk isu di mana kedua negara memiliki posisi yang berseberangan.

"Indonesia adalah pemain penting di kawasannya. Indonesia adalah negara kekuatan menengah yang penting, dan kami ingin membantu Indonesia terus berperan sebagai negara kekuatan menengah yang netral di kawasan," ucap Grijns.

Selain hubungan antarpemerintah, Grijns menyatakan bahwa hubungan antar masyarakat kedua negara pun baik. Ia mencontohkanbanyak pelajar dan peneliti Belanda ingin belajar ke Indonesia dan sebaliknya, pihaknya memproses hingga 1.200 visa bagi WNI yang hendak bepergian ke Belanda setiap pekannya.

"Kami berharap dengan adanya pemerintahan baru di sini dan pemerintahan Belanda yang baru dilantik beberapa pekan lalu, hubungan kita jadi semakin baik," kata Dubes Belanda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.