Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suku Dinas Pertamanan Jakarta Selatan Tangani 250 Pohon Tumbang

6 Jumat, 19 Jul 2024, 15:43 WIB | Oleh:
Suku Dinas Pertamanan Jakarta Selatan Tangani 250 Pohon Tumbang Suku Dinas Pertamanan Jakarta Selatan Tangani 250 Pohon Tumbang Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Arsip foto - Warga mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Darmawangsa 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/7).

JAKARTA - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan telah menangani sebanyak 250 pohon tumbang saat hujan disertai angin kencang pada Juli 2024.

"Kebanyakan pohon-pohon yang kecil ya sekitar 250 pohon yang tumbang karena hujan," kata Staf Jalur Hijau Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Hutan Kota Kota Jakarta Selatan Irwan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat.

Irwan mengatakan, pihaknya melalui satuan tugas (satgas) rutin melakukan monitoring di jalur utama Jakarta Selatan.

Setiap bulannya, SudinPertamanan dan Hutan Kota (Rambut) Jakarta Selatan merekap pohon tumbang yang sudah ditangani. Dari hasil rekaptersebut, pihaknya menemukan tiga kawasan Jakselyang seringditemukan pohon tumbang.

Rata-rata yang paling banyak Kebayoran Lama. "Lalu Kebayoran Baru dan Pesanggrahan," ujarnya.

Bagi warga yang ingin mendapatkan informasi terkait pohon tumbang bisa mengakses laman crm.jakarta.go.id untuk memantau setiap kelurahan dan kecamatan. "Jadi pohon tumbang itu ada rekapnya. datanya di-'update' 15 menit sekali," ujarnya.

Sudin Tamhut Jaksel telah memangkas 10.520 pohon untuk mengantisipasi tumbang dan kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Pemangkasan pohon juga bertujuan untuk menghindari dahan patah atau pohon tumbang akibat daun terlalu rimbun dan pohon terlalu tinggi.

Selain itu untuk mengendalikan pertumbuhan pohon yang tidak teratur serta menjaga bentuk dan ukurannya agar tetap terkendali.

Sudin Tamhut Jaksel menyediakan layanan santunan kepada warga yang menjadi korban tertimpa pohon tumbang termasuk kalau kendaraan atau rumah miliknya mengalami kerusakan.

Untuk jumlah santunan, apabila meninggal dunia sebesar Rp25 juta. Sementara apabila cacat, rusak bangunan dan benda bergerak sebesar Rp50 juta.

Pengajuan klaim santunan untuk pohon tumbang, memiliki sejumlah syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Yakni, tertimpa pohon yang berada di jalan raya ataupun di tempat umum dan pohon-pohon milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Ring Tinju Mengurangi Tawur...

Bank Ambruk, Presiden Tetap Dimakzulkan Meski Sudah Mundur

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Bank Ambruk, Presiden Tetap...
Olahraga
Jadi Tim Pertama Lolos ke B...

Underpass Bitung Diharapkan Mengurai Kemacetan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Underpass Bitung Diharapkan...

Menang Besar 6-0, Jadi Modal PSS Hadapi Bhayangkara

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Menang Besar 6-0, Jadi Moda...

UNESCO Beri Status Hijau kepada 5 Geopark Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
UNESCO Beri Status Hijau ke...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.