Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kontribusi Koperasi Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 03:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kontribusi Koperasi Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi membuka puncak Peringatan Hari Koperasi ke-77 tingkat Kabupaten Bekasi di Hotel Primebiz Cikarang Selatan, Rabu.

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bangga atas kontribusi koperasi dalam melengkapi ekosistem usaha rakyat agar dapat tumbuh dari usaha mikro ke usaha kecil hingga menengah sekaligus terhubung dalam rantai pasok industri nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi menyatakan selama ini koperasi menjadi solusi pembiayaan mikro paling banyak diakses rumah tangga di Indonesia dengan nilai 4,25 persen setelah bank umum dan 4,95 persen setelah Kredit Usaha Rakyat.

"Bahkan di sektor pertanian dan pedesaan, koperasi telah menjadi lembaga keuangan utama dalam pemenuhan pembiayaan usaha," katanya.

Menurut dia, peran koperasi secara operasional menjadi sangat strategis dalam mendukung para pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha mereka menjadi lebih berskala ekonomi.

Sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan koperasi dan pelaku usaha kecil di Kabupaten Bekasi, pemerintah daerah juga telah meluncurkan aplikasi daring Bekasi Berani Beli (Bebeli).

Situs daring ini menjadi wadah bagi koperasi dan pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usaha, memasarkan produk, dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga telah mewajibkan seluruh perangkat daerah di wilayah itu untuk melakukan transaksi pembelian melalui aplikasi Bebeli tersebut. "Hal ini merupakan komitmen kami untuk memberdayakan koperasi dan UMKM lokal serta untuk menopang perekonomian daerah," katanya.

Dedy mencatat ada 691 koperasi berstatus aktif di Kabupaten Bekasi pada 2023. Jumlah itu terus mengalami peningkatan hingga tahun ini mencapai 704 koperasi. Ant/and

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.