Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Sosial Kota Mataram Berikan Bantuan Paket Sembako Penyandang Disabilitas

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 15:48 WIB | Oleh:
Dinas Sosial Kota Mataram Berikan Bantuan Paket Sembako Penyandang Disabilitas Doc: Foto: ANTARA/Nirkomala
Ket. Arsip: paket bantuan sembako untuk penyandang disabilitas di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat yang sudah disalurkan tahun sebelumnya.

MATARAM - Dinas Sosial Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tahun ini menyiapkan program pemberian paket sembako bagi penyandang disabilitas sebagai salah satu bentuk pemenuhan nutrisi bagi para difabel di kota ini.

"Bantuan bagi penyandang disabilitas tahun ini hanya dalam bentuk makanan atau sembako, tidak ada untuk pelatihan kerja," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Lalu Samsul Adnan di Mataram, Jumat.

Selain menyiapkan bantuan paket sembako bagi penyandang disabilitas, juga disiapkan paket seragam sekolah bagi difabel yang masih duduk dibangku sekolah.

"Paket seragam sekolah yang kita berikan ini lengkap, mulai dari baju seragam, sepatu, tas, dan peralatan tulis," katanya.

Akan tetapi Samsul tidak dapat menyebutkan secara rinci berapa jumlah sasaran baik untuk bantuan sembako maupun bantuan seragam bagi penyandang disabilitas karena masih dalam proses verifikasi.

Kalau untuk data penyandang disabilitas di Kota Mataram secara keseluruhan, katanya, tercatat hampir 600 orang. Namun jumlah itu termasuk penyandang disabilitas yang masuk dalam kategori mampu.

"Kalau penyandang disabilitas yang mampu, kita tidak berikan bantuan. Tapi tetap masuk dalam data penyandang disabilitas Kota Mataram," katanya.

Berdasarkan data pemberian bantuan bagi disabilitas tahun sebelumnya, isi paket sembako yang akan diberikan kepada ratusan penyandang disabilitas tersebut antara lain, beras 5 kilogram, minyak goreng, mi instan, dan biskuit. Jika diuangkan, satu paket sembako bernilai sekitar Rp240 ribu.

"Dengan adanya program bantuan sembako itu, tahun ini program latihan kerja bagi disabilitas tidak kita laksanakan. In syaa Allah, tahun 2025, kita programkan lagi," katanya.

Dikatakan, pada tahun 2023 pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas sudah dilaksanakan, dengan jenis pelatihan untuk pembuatan sapu bulu dan sapu lidi.

Jenis pelatihan yang diberikan kepada penyandang disabilitas ini memang jenis pelatihan ringan untuk bisa mengisi waktu. Dengan keterbatasan mereka, pihaknya tidak bisa kasi pelatihan berat.

"Tapi hasil evaluasi kami, belasan penyandang disabilitas yang sudah ikut pelatihan tahun lalu hingga kini masih produktif melakoni ilmu yang sudah didapat," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.