Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Parlemen Eropa Tegaskan Dukungan terhadap Ukraina hingga Menang

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Parlemen Eropa Tegaskan Dukungan terhadap Ukraina hingga Menang Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Suasana ruang parlemen Eropa.

Ankara - Di tengah perang antara Rusia dengan Ukraina, Parlemen Eropa pada Rabu menegaskan kembali komitmennya, menekankan dukungan yang teguh terhadap Kiev hingga kemenangan telak tercapai.

Dalam resolusi yang diadopsi saat sidang pleno parlemen dengan suara mendukung 495, 137 menentang, dan 47 abstain, Anggota Parlemen Eropa (MEP) yang baru terpilih menguraikan posisi resmi pertama mereka mengenai konflik tersebut, menekankan pentingnya kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas wilayah Ukraina dalam batas-batas yang diakui secara internasional.

Resolusi tersebut menyerukan Uni Eropa untuk mempertahankan dan memperluas sanksi terhadap Rusia dan Belarus, memastikan penegakan hukum yang efektif dan mencegah pengelakan oleh perusahaan yang berbasis di UE, pihak ketiga, atau negara lain.

MEP menyatakan keyakinan kuat bahwa Rusia harus memberikan kompensasi finansial atas kerusakan yang ditimbulkan pada Ukraina. Mereka menyambut baik inisiatif blok tersebut untuk menggunakan pendapatan dari aset-aset Rusia yang dibekukan untuk mendukung upaya perang Ukraina dan menganjurkan kerangka hukum yang kuat untuk menyita aset-aset tersebut.

Parlemen Eropa juga memuji hasil pertemuan puncak NATO baru-baru ini, dan menegaskan kembali jalan Ukraina untuk menjadi anggota NATO sebagai hal yang tidak dapat diubah.

MEP mendesak UE dan negara-negara anggotanya untuk meningkatkan dukungan militer bagi Ukraina dan meminta Komisi Eropa untuk mengusulkan bantuan keuangan jangka panjang bagi rekonstruksi Ukraina, dengan memanfaatkan Fasilitas Ukraina yang baru dibentuk.

Selain itu, Parlemen mengecam keras serangan rudal Rusia terhadap rumah sakit anak-anak Okhmatdyt di ibu kota Ukraina dan mengkritik kunjungan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban baru-baru ini ke Rusia.

Resolusi tersebut menggambarkan tindakan Orban sebagai "pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian UE dan kebijakan luar negeri bersama," yang membuat Hongaria harus menghadapi dampaknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.