Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, Bibit Siklon Tropis 91W Sebabkan Tinggi Gelombang Perairan Laut Maluku

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 21:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada, Bibit Siklon Tropis 91W Sebabkan Tinggi Gelombang Perairan Laut Maluku Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Operator kapal ataupun nelayan diharapkan berhati-hati apabila beraktivitas di perairan dengan ketinggian gelombang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

Manado - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bibit siklon tropis 91W dapat menyebabkan tinggi gelombang di perairan Laut Maluku dan perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe-Talaud, Sulawesi Utara.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 18 Juli 2024," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky D Aror di Manado, Selasa.

Dia menyebutkan, bibit siklon tropis 91W tersebut terpantau berada di Laut Filipina, tepatnya di sekitar 8.7°LU 127.9°BT dengan kecepatan angin maksimum 15 knots atau 28 kilometer per jam dan tekanan udara minimum 1000 hPa.

Pada umumnya angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan 8 - 25 knot.

Dia mengatakan, tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter tersebut diperkirakan terjadi di Perairan timur Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, perairan timur Kabupaten Kepulauan Sitaro, perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku dan perairan selatan Sulut.

Dia berharap nelayan ataupun operator kapal memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran.

Perahu nelayan misalkan, memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter).

Selanjutnya, kapal Feri memperhatikan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, sedangkan kapal berukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar memperhatikan kecepatan angin lebih dari 27 knot dengan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.

"Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di daerah yang tercantum dalam daftar peringatan dini diharapkan mempertimbangkan kondisi tersebut," ajak Ricky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.