Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhub Kaji Penerapan Aglomerasi Transportasi Mitra Kota Nusantara

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 21:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhub Kaji Penerapan Aglomerasi Transportasi Mitra Kota Nusantara Doc: ANTARA/Muhammad Solih Januar
Ket. FGD menyangkut aglomerasi transportasi daerah mitra Kota Nusantara diadakan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (16/7/2024).

Balikpapan - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah melakukan pengkajian penerapan aglomerasi transportasi di daerah mitra Kota Nusantara, ibu kota baru Indonesia yang dibangun pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

"Kemenhub lakukan kajian aglomerasi transportasi daerah mitra Kota Nusantara," kata Deputi Sarana dan Prasarana Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Silvia Halim, di Kota Balikpapan, Kaltim, Selasa.

Sejumlah persiapan terus dilakukan untuk penerapan aglomerasi transportasi tersebut, kata dia lagi, salah satunya melalui kelompok diskusi terarah (focus group discussion/FGD).

FGD tersebut melibatkan enam daerah mitra Kota Nusantara masuk aglomerasi transportasi, yaitu Kota Balikpapan dan Samarinda, serta Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Rancangan induk transportasi penyangga Kota Nusantara dan standar fasilitas integrasi transportasi kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), ujar dia, sudah disiapkan Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kemenhub.

Setelah kajian aglomerasi transportasi rampung dengan sebuah kebijakan, bakal dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman bersama daerah mitra Kota Nusantara yang masuk konsep aglomerasi transportasi tersebut.

Rencana induk konsep transportasi yang terintegrasi antara Kota Nusantara dengan daerah mitra masuk aglomerasi, menurut dia, pembangunan sarana prasarana transportasi dilakukan secara terintegrasi ditindaklanjuti dengan kesepakatan bersama.

"Daerah masuk aglomerasi harus bangun sarana prasarana penunjang transportasi diterapkan konsisten dan pembiayaan juga harus terintegrasi," ujar Silvia Halim.

Transportasi memegang peranan penting, menurut Kepala Dinas Perhubungan KaltimYudha Pranoto, untuk memastikan Kota Nusantara menjadi kawasan yang tertib, lancar, efektif, efisien, aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Peningkatan kualitas infrastruktur dan sistem transportasi merupakan bagian integral dari visi dan misi Pemerintah Provinsi Kaltim mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat.

Kepala daerah telah meminta daerah mitra Kota Nusantara menyiapkan infrastruktur penunjang transportasi yang bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, demikian Yudha Pranoto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.