Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FBI Indikasikan Ada Tindakan Terorisme dalam Upaya Pembunuhan Trump

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 00:03 WIB | Oleh:
FBI Indikasikan Ada Tindakan Terorisme dalam Upaya Pembunuhan Trump Doc: ISTIMEWA
Ket. Robert Wells Asisten Direktur Eksekutif Departemen Keamanan Nasional FBI - Kami menyelidiki ini sebagai upaya pembunuhan, tetapi juga melihatnya sebagai potensi aksi terorisme dalam negeri

WASHINGTON - Biro Investigasi Federal (FBI), pada Minggu (15/7), mengatakan dalam penyelidikan terhadap upaya pembunuhan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat berkampanye di Pennsylvania, mereka menemukan adanya potensi aksi terorisme dalam negeri yang dilakukan oleh seorang pelaku yang bertindak sendirian.

"Pada titik ini (dalam) penyelidikan, tampaknya dia adalah aktor tunggal, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Robert Wells, Asisten Direktur Eksekutif Departemen Keamanan Nasional FBI.

Penembak, yang diidentifikasi sebagai Thomas Matthew Crooks, merupakan seorang pria asal Pennsylvania yang berusia 20 tahun.

"Kami menyelidiki ini sebagai upaya pembunuhan, tetapi juga melihatnya sebagai potensi aksi terorisme dalam negeri," kata Wells.

"Saat ini divisi kontraterorisme dan kriminal kami bekerja sama untuk menentukan motif penembakan," tambahnya.

Sementara itu, agen khusus FBI, Kevin Rojek, mengatakan senjata yang digunakan dalam upaya pembunuhan tersebut adalah senapan AR-style 556 yang dibeli secara legal.

Crooks ditembak mati oleh agen Dinas Rahasia setelah dia melepaskan tembakan dari tempat yang menurut badan tersebut berada di posisi tinggi di luar lapangan Butler, Pennsylvania, tempat Trump berpidato di hadapan para pendukungnya menjelang pemilihan presiden AS pada November mendatang. Pihak berwenang pun belum mengetahui motif penembakan tersebut.

Presiden AS, Joe Biden, mengatakan dia telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan bahwa penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap penembakan Sabtu itu menyeluruh dan cepat dan bahwa para penyelidik memiliki semua sumber daya yang mereka perlukan untuk menyelesaikannya.

Tindak Pidana Federal

Pakar Hubungan Internasional dari Universitas Brawijaya (UB), Malang, Adhi Cahya Fahadayna, yang diminta tanggapannya mengenai insiden tersebut, mengatakan penilaian FBI bahwa percobaan pembunuhan terhadap mantan Presiden Donald Trump pekan lalu sebagai bentuk terorisme domestik memang cukup beralasan.

"Jadi, memang percobaan pembunuhan pada Presiden Trump ini termasuk dalam terorisme dalam negeri karena memang koridor ancamannya masuk di situ," kata Adhi.

Sementara Secret Service yang juga bertindak merupakan satuan pengamanan presiden yang juga berada di bawah kendali Departemen Keamanan Dalam Negeri atau Homeland Security.

Sebagai mantan Presiden, Trump memang mendapatkan hak untuk dikawal oleh Secret Service. Adapun tindakan berupa ancaman kepada pejabat tinggi negara dan mantan pejabat tinggi negara sesuai aturan yang berlaku di negara ekonomi terbesar dunia itu merupakan bagian dari terorisme dalam negeri.

"Tindakan tersebut juga termasuk dalam tindak pidana federal," pungkas Adhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.