Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangsel Bangun 9 Tandon Atasi Banjir

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 02:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangsel Bangun 9 Tandon Atasi Banjir Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Tangsel
Ket. Salah satu tandon yang telah dibangun Pemkot Tangerang Selatan untuk mengatasi banjir di wilayah.

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, membangun sembilan tandon selama periode 2022 sampai dengan 2023 sebagai solusi mengatasi permasalahan banjir.

"Pembangunan seperti tandon menjadi salah satu langkah dalam menangani permasalahan banjir yang sering melanda," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, di Tangerang, Senin (15/7).

Sembilan tandon yang dibangun yakni Tandon Lengkong Karya, Kolam Retensi Griya Asri di Serpong Utara, Kolam Retensi Kampung Bulak, Tandon Puri Sentosa, Tandon Babakan di Kecamatan Setu, Tandon Pondok Aren, Tandon Sawah Lama 1, Tandon Sawah Lama 2, dan Tandon Serua Riverpark yang berada di Kecamatan Ciputat.

Benyamin Davnie menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai pembangunan infrastruktur dalam rangka pengendalian banjir. Pembangunan seperti tandon menjadi salah satu langkah dalam menangani permasalahan banjir yang sering melanda.

"Pemkot Tangerang Selatan akan terus melanjutkan pembangunan tandon, revitalisasi drainase, dan berbagai langkah lainnya. Tujuannya untuk mengurangi titik banjir," kata Benyamin.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangerang Selatan Robby Cahyadi mengatakan penanganan banjir di Tangerang Selatan dibagi dalam tiga tahap.

Tahap pertama yakni sebelum terjadinya banjir terbagi dua yaitu dilakukan upaya menahan atau meretensi air hujan sebelum masuk ke badan air atau sungai. Apalagi, kondisi sungai-sungai saat ini secara kapasitas sudah jauh berkurang dibanding debit air hujan.

Tahap kedua melakukan upaya dengan memperluas penampang basah sungai atau menambah kapasitas sungai melalui upaya pelebaran sungai dengan pembangunan turap dan pengerukan sedimentasi secara rutin melalui pemeliharaan sungai.

"Tahap ketiga saat terjadinya banjir kita mengoptimalkan pengoperasian stasiun-stasiun pompa dan menempatkan petugas lapangan untuk langsung terjun ke titik banjir. Sedangkan pascabanjir, kita lakukan pembersihan atau perbaikan jika ada infrastruktur yang rusak," ujarnya. Ant/and

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.