Ogan Ilir Ditetapkan sebagai Daerah dengan Status Siaga Darurat Karhutla
Senin, 15 Jul 2024, 23:54 WIBPalembang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilirmenetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Senin, mengatakan penetapan status itu seiring dengan kenaikan eskalasi ancaman bencana tahunan karhutla dan sebaran titik panasdi wilayah tersebut.
"Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir telah menetapkan status siaga daruratkarhutla. Mereka baru mengirimkan informasi tersebut," katanya.
Dengan demikian, menurut dia, kini ada lima pemda di Sumsel yang telah meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi bencana karhutla.
"Total sudah lima pemda di Sumsel yang menetapkan status siaga darurat karhutla," ujarnya.
Dengan demikian, kata dia, tersisa delapan daerah yang belum menetapkan status siaga darurat karhutla. Secara keseluruhan ada 12 daerah di Sumsel yang rawan karhutla.
"Delapan daerah itu yakni Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu, OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Lahat," ujarnya.
Menurut dia, delapan daerah itu masih berproses untuk penetapan status siaga darurat karhutla, karena setiap daerah memiliki peta geografis dan birokrasi penetapan yang berbeda dalam penanganan karhutla.
Oleh sebab itu, ia berharap SK penetapan status siaga darurat karhutla itu sudah keluar sebelum puncak kemarau sesuai yang diinformasikan BMKG.
"BMKG Sumsel menyebut puncak kemarau diprakirakan pada akhir Juli-Agustus. Oleh karena itu, pemda yang belum menetapkan status siagadarurat karhutlaagar menetapkannya sebelum puncak kemarau," kata Sudirman.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
-
Mahasiswa ITS Bikin Penyangga Lutut Terapi dan Kursi Bantu Pindah untuk Lansia
-
Truk dan Bus Tak Bisa Sembarangan Antre Mengisi BBM, Macet di Makassar Mulai Terurai
-
BNPB: 209,78 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan dan Sumatra Masih Proses Pemadaman
-
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dorong Literasi 3S untuk Siapkan Generasi Emas 2045.
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.