Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres OKU Selatan Edukasi Pelajar Soal Bahaya Bullying

📅 Minggu, 14 Jul 2024, 18:42 WIB | Oleh:
Polres OKU Selatan Edukasi Pelajar Soal Bahaya Bullying Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Sosialisasi bahaya bullying.

MARUADUA - Jajaran Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan mengedukasi pelajar tentang bahaya bullying atau perundungan melalui sosialisasi yang digelar ke sekolah-sekolah di wilayah itu.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Listiyono Dwi Nugroho melalui Kapolsek Kisam Tinggi, IPTU Arsyadi Putra di Muaradua, Minggu mengatakan bahwa pihaknya memanfaatkan momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengunjungi berbagai sekolah di wilayah setempat untuk menyosialisasikan bahaya bullying.

"Sosialisasi ini difokuskan pada pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena usia mereka rentan terjadinya bullying," katanya seraya menyampaikan pengertian bullyingatau perundungan adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat.

Dalam upaya jemput bola itu, personel Polsek Kisam Tinggi memberikan penyuluhan mengenai dampak buruk bullyingatau perundungan bagi anak-anak.

Petugas yang membentuk tim untuk sosialisasi secara berjenjang tersebut menyampaikan pesan penting kepada para siswa SMP tentang bahaya dan dampak negatif dari tindakan bullying.

"Personel menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar teman di lingkungan sekolah maupun di rumah," katanya.

Dia menjelaskan, tindakan bullying baik secara fisik maupun verbal dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius bagi korbannya.

Berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di kalangan remaja seperti ejekan, penyebaran rumor, pengucilan dan kekerasan fisik hingga merugikan korban.

"Bullying bukan hanya melukai fisik, tapi juga mental dan emosional bagi korban," katanya menjelaskan.

Oleh sebab itu, para siswa diimbau untuk tidak melakukan tindakan bullying dan pro aktif melaporkan jika mengetahui adanya tindakan....bullying di sekitar mereka.

"Kami dari pihak kepolisian siap untuk menindaklanjuti laporan tersebut demi menciptakan lingkungan yang lebih aman," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.