Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandeng OJK dan BEI, Kemenparekraf Kenalkan IPO Kepada Pelaku Usaha Parekraf di Solo

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 17:28 WIB | Oleh:
Gandeng OJK dan BEI, Kemenparekraf Kenalkan IPO Kepada Pelaku Usaha Parekraf di Solo Doc: Istimewa.
Ket. Kegiatan Bincang Pasar Modal di Solo, Jawa Tengah. 

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar kegiatan Bincang Pasar Modal di Solo, Jawa Tengah.

Kegiatan yang dihadiri 60 pelaku usaha parekraf ini merupakan rangkaian program Kemenparekraf untuk mendorong dan mengakselerasi pelaku usaha khususnya di sektor parekraf untuk mendapatkan pendanaan melalui pasar modal dengan skema Initial Public Offering (IPO).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan Kemenparekraf memiliki sebuah program berjenjang untuk mendorong usaha Parekraf menuju IPO yang bernama KreatIPO.

Terdiri dari Bincang Pasar Modal yaitu literasi terkait pasar modal pada kegiatan; Coaching Clinic KreatIPO yaitu kegiatan one on one meeting dengan profesi penunjang dalam rangka identifikasi kesiapan IPO, dan Demoday untuk mempertemukan perusahaan dengan profesi penunjang yang akan membantu penyiapan IPO.

"Rangkaian program tersebut merupakan peluang strategis untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan usaha para pelaku parekraf, sehingga tujuan utama Kemenparekraf untuk memajukan dan mengembangkan industri parekraf dapat tercapai dan berkontribusi meningkatkan lapangan kerja," kata Sandiaga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/7).

Sedangkan Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Anggara Hayun Anujuprana, menyampaikan bahwa kegiatan Bincang Pasar Modal bertujuan memperkenalkan dan meningkatkan literasi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif terkait akses pembiayaan non perbankan melalui pasar modal.

"Pasar modal ini khususnya skema Initial Public Offering (IPO) dan GO Public, seperti syarat, ketentuan dan manfaatnya," kata Anggara.

Pada kesempatan sama, Kepala OJK Solo, Eko Hariyanto mengucapkan apresiasi atas program Kemenparekraf/Baparekraf untuk bersama-sama memberikan edukasi pasar modal khususnya kepada pelaku usaha parekraf di Solo Raya.

"Semoga acara ini dapat membantu menyelesaikan salah satu masalah utama yang dialami pelaku usaha parekraf di Solo, khususnya terkait pembiayaan dan pemasaran," ujar Eko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.