Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sel Punca Mesenkimal dari Tali Pusat Dapat Obati Penyakit Degeneratif

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 20:19 WIB | Oleh:

"Salah satu proses penting untuk memperoleh dan memperbanyak sel punca mesenkimal dari tali pusat dikenal sebagai proses ekspansi. Kualitas sel punca yang dihasilkan dari proses ekspansi ini berperan penting dalam menentukan keamanan terapi. Itu sebabnya fasilitas pengolah ekspansi sel punca harus memenuhi beberapa kriteria untuk menjamin kualitas produknya," jelas dr. Meriana.

Sejak tahun 2015, PT Cordlife Persada menjalin kerja sama dalam hal ekspansi sel punca dengan Regenic, yang berperan sebagai fasilitas pengolahan sel punca dari tali pusat yang tersimpan pada jaringan Cordlife Group.

Presiden Direktur PT Bifarma Adiluhung dr. Sandy Qlintang, M. Biomed., menjelaskan, jaringan tali pusat yang diterima akan menjalani tahapan proses isolasi dan ekspansi. Cara ini agar diperoleh sel punca mesenkimal yang siap diinfuskan kepada pasien.

"Sebelum mengirimkan sel punca mesenkimal ke rumah sakit tempat pelaksanaan terapi, kami melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada kontaminasi bakteri dan endotoksin sehingga sel aman untuk diberikan ke pasien," terangnya.

Sandy menambahkan, Regenic akan meneruskan dan memperluas kerja sama dengan PT Cordlife Persada. Selain pemrosesan sel punca, Regenic akan mengedukasi dokter, pasien, ataupun masyarakat awam agar lebih mengenal dan memahami dengan baik mengenai potensi serta manfaat sel punca bagi kesehatan, serta dalam hal pemilihan sel punca yang bersumber dari fasilitas yang telah tersertifikasi.

Regenic yang didirikan pada 2012, merupakan industri farmasi di bawah PT Bifarma Adiluhung, anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk. Perusahaan tersebut memiliki fasilitas pengolahan sel punca pertama dan satu-satunya di Indonesia yang telah mendapat izin operasional dari Kementerian Kesehatan RI dan Sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM.

"Saat ini, Regenic merupakan fasilitas pengolahan sel punca dan metabolit terbesar di Indonesia yang telah memiliki sertifikat cGMP (current Good Manufacturing Practices)," ungkapnya.

Terkait kerja sama ini, Country Director PT Cordlife Persada Retno Suprihatin, menyatakan, kerja sama ini merupakan perwujudan dari komitmen PT Cordlife Persada untuk memberi pelayanan yang berkualitas bagi klien-kliennya. Melakukan pemrosesan sel punca di fasilitas yang memiliki sertifikat cGMP dapat memberi keyakinan bahwa sel punca yang dihasilkan aman untuk digunakan dalam terapi.

"Kami berharap kerja sama dengan Regenic yang sudah berjalan selama ini dapat terus terjalin sehingga dapat membantu masyarakat secara lebih luas. Salah satu bentuknya adalah dengan bersama-sama melakukan berbagai sesi edukasi mengenai sel punca yang diperuntukkan bagi orang awam maupun professional," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.