Perusahaan Jasa Transportasi Gelar Aksi Mogok di Pelabuhan Merauke, Pelindo Klaim Operasional Tak Terganggu
Kamis, 11 Jul 2024, 13:07 WIBMAKASSAR - Sejumlah perusahaan jasa transportasi (JPT) yang beroperasi di pelabuhan Merauke, Provinsi Papua, menggelar aksi mogok kerja pada 10 Juli 2024. Aksi mogok tersebut dilakukan sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) serta Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) cabang Merauke.
Menurut pengurus ALFI, ILFA dan APBMI cabang Merauke, aksi mogok dilakukan karena terdapat berbagai macam permasalahan selama ini, namun tak mampu diselesaikan PT Pelindo dan KSOP Merauke sehingga pihaknya merasa dirugikan baik secara material maupun immaterial. Bahkan, PT Pelindo Merauke selalu mengambil keputusan sepihak tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu dan berdampak pada kerugian bagi JPT Pelabuhan Merauke.
Meski demikian, Manajemen PT Pelindo Terminal Peti Kemas mengklaim mogok kerja tak mempengaruhi kegiatan pelayanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Merauke, Papua.
"Pelayanan di Pelabuhan Merauke tetap berjalan normal di tengah aksi mogok kerja yang dilakukan sejumlah perusahaan jasa pengurusan transportasi (JPT)," kata Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra dalam keterangan pers yang diterima di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/7).
Dia mengatakan pada saat aksi mogok kerja berlangsung, pengelola pelabuhan tetap melayani kegiatan bongkar muat. Terdapat dua kegiatan yakni bongkar muat peti kemas KM Tanto Sukses dan bongkar muat curah cair MT Mulia Karsa 2.
Menurut dia, pelayanan terhadap pengguna jasa tetap berlangsung, ditandai dengan aktivitas bongkar muat yang tetap berjalan dengan baik.
Menyikapi adanya mogok kerja di Pelabuhan Merauke, pihaknya menghormati aksi tersebut sebagai bentuk keterbukaan dalam menyampaikan pendapat.
Selanjutnya, akan dilakukan koordinasi dan komunikasi lebih lanjut bersama dengan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Merauke.
"Pihak-pihak yang berkepentingan di Pelabuhan Merauke akan duduk bersama pada Rabu pukul 14:00 WIT difasilitasi oleh KSOP Merauke untuk memperoleh jalan keluar yang baik bagi seluruh pihak," ujarnya.
Berita Terkait:
-
Segera Cair ADD Tahap Pertama untuk 122 Desa di Rejang Lebong
-
Banjir di Jakarta Sebabkan Seorang Remaja di Cakung Barat Tewas
-
Wisatawan Serbu Bandung. Al-Jabbar hingga Saung Angklung Udjo Jadi Destinasi Favorit
-
Pelindo Ajak Siswa Kelola Limbah Laut melalui Edukasi Ghost Net
-
Pelindo Akan Perkuat Kapabilitas Komersial di Seluruh Layanan
-
Pemkot Padang Sinergi Lintas Sektor untuk Majukan Dakwah dan Dunia Pendidikan
-
Tembok Pembatas Laut Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas, Pelindo Tutup Sementara dengan Kantong Pasir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.