Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Ajak Warga Bekasi Gemar Makan Ikan

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 21:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Ajak Warga Bekasi Gemar Makan Ikan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kegiatan sosialisi program Gemarikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di Kantor Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kamis.

Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengajak segenap warga di Kecamatan Setu untuk meningkatkan konsumsi ikan melalui sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna mengatakan ajakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menekan angka kasus tumbuh kembang pada anak atau stunting melalui konsumsi makanan berprotein tinggi yakni ikan.

"Di wilayah kita masih terdapat anak-anak yang masuk kategori stunting. Selain intervensi dari aspek regulasi, kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya kami menekan angka prevalensi stunting," katanya di Cikarang, Kamis.

Ia mengatakan sejumlah aspek turut menjadi penyebab anak berkondisi stunting, di antaranya faktor pendidikan serta ekonomi. Kondisi tersebut berpotensi merugikan masa depan anak karena mereka tidak mampu mengembangkan potensi secara maksimal.

Pihaknya secara berkelanjutan memberikan makanan tambahan dengan gizi memadai bagi anak guna menekan kasus stunting, salah satunya makanan olahan ikan.

"Dampak stunting sangat merugikan masa depan anak karena bisa tidak maksimal mengembangkan potensi. Salah satu makanan bergizi yang bisa mencegah stunting adalah ikan," ucapnya.

Iyan berharap kegiatan sosialisi Gemarikan ini mampu menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat untuk gemar konsumsi ikan yang aman, sehat, serta bergizi sekaligus upaya pencegahan kasus stunting di daerah itu.

"Diharapkan tumbuh kesadaran individu atau masyarakat terutama orangtua untuk gemar memberikan asupan gizi terbaik kepada anak dengan mengonsumsi ikan yang aman dan sehat," katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Iman Santoso mengatakan kegiatan sosialisasi ini melibatkan 200 masyarakat terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta pelajar.

Mereka menerima paket produk ikan segar agar dapat diolah sehingga dapat memotivasi untuk lebih banyak mengolah makanan ikan di rumah. "Pemberian paket ikan ini diharapkan memotivasi masyarakat untuk diversifikasi pengolahan ikan di rumah," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.