Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Resmi Larang ASN Berjudi

📅 Kamis, 11 Jul 2024, 03:37 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi Resmi Larang ASN Berjudi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menyapa warga pada kegiatan Botram Masuk Desa yang digelar di Kantor Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan pada Selasa (9/7)

BEKASI - Seluruh aparatur sipil negara (ASN), pegawai kontrak, hingga pegawai BUMD lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi dilarang bermain judi baik konvensional maupun online. Larangan ini dikuatkan dengan surat edaran dari Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Surat edaran berkaitan larangan judi diterbitkan tanggal 8 Juli untuk seluruh kepala perangkat daerah, camat, kepala bagian, pegawai BUMD, dan jajaran ASN. "Mereka dilarang terlibat dalam kegiatan perjudian online, baik melalui website, aplikasi, maupun platform digital lainnya. Larangan termasuk untuk perjudian konvensional," tandas Dani, di Cikarang, Rabu.

Dia mengaku telah menginstruksikan jajaran terkait untuk menerapkan sistem pengendalian internal tiap-tiap perangkat daerah, unit kerja dan BUMD untuk mencegah transaksi judi daring maupun konvensional. Dani juga menginstruksikan segenap kepala perangkat daerah maupun pimpinan BUMD untuk sosialisasi larangan ini.

Dani minta kepala perangkat daerah, camat, dan direksi BUMD untuk melaporkan ASN dan pegawainya yang terlibat judi kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi. Laporan tersebut dapat disampaikan secara langsung maupun daring lewat https://inspektorat.bekasikab.go.id.

"Inspektorat Daerah Kabupaten Bekasi dan Satuan Pengawasan Intern BUMD saya tugaskan membentuk tim internal untuk melaksanakan penanganan kasus judi online dan konvensional," katanya. Pemkab Bekasi akan menerapkan sanksi disiplin kepada ASN dan pegawai BUMD yang terlibat judi.

"Kalau ada pegawai yang terbukti berjudi, Inspektorat dan Satuan Pengawasan Intern BUMD akan melimpahkan penanganan kasus tersebut aparat penegak hukum," tandas Dani.

Diperpanjang

Sementara itu, informasi lain dari Kabupaten Bekasi, terkait perpanjangan masa jabatan 1.500 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Mereka diperpanjang hingga Juli 2026.

Perpanjangan masa jabatan anggota BPD itu dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi. "Semoga penambahan waktu penyesuaian masa jabatan BPD ini bisa memicu kinerja sebaik mungkin," tandas Dani Ramdan.

Mereka harus bekerja dengan baik agar menjadi legacy, warisan. Sebab yang ditinggalkan bergantung pada kinerja terakhir. Dani menuturkan, peran Badan Permusyawaratan Desa penting dalam menyerap aspirasi, meski ada kepala desa. "Tetapi dalam penyerapan aspirasi masyarakat dan pembuatan produk hukum tingkat desa, BPD memainkan peranan penting," katanya.

Menurutnya, anggota BPD menjadi kunci kemajuan desa. Hal ini terutama hubungan kinerja dengan kepala desa yang berjalan harmonis.

Dia menceritakan dari hasil keliling, banyak hubungan BPD dan kepala desa tidak harmonis. Dani mengapresiasi kolaborasi BPD Kabupaten Bekasi dengan pemerintah desa. Mereka bertemu dalam forum BPD atau Apdesi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, menambahkan, penyesuaian masa jabatan BPD mengikuti jabatan kepala desa. Ketentuan itu telah direvisi pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.