Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Terus Diakselerasi

📅 Rabu, 10 Jul 2024, 19:11 WIB | Oleh:
Investasi Terus Diakselerasi Doc: Aloysius
Ket. nilai investasi

JAKARTA - Pemerintah berupaya keras mengakselerasi investasi. Percepatan investasi tentu untuk menunjang program pembangunan nasional yang telah ditetapkan. "Komitmen percepatan investasi pemerintahan demi keberhasilan pembangunan nasional. Akhirnya berdampak positif bagi kesejahteraan karena pertumbuhan ekonomi," kata Direktur Eksekutif Pranata Kebijakan Politik Nasional Bambang Widjanarko Setio, di Jakarta, Selasa (9/7).

Menurut Bambang, salah satu cara yang dilakukan pemerintah adalah mendorong masuknya investasi secara akseleratif. Terkait hal itu, Presiden Jokowi telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi dan menunjuk Menteri Investasi Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas).

Dalam konteks itulah, kata Bambang, tugas ketua satgas memastikan realisasi investasi di Indonesia dan menyelesaikan berbagai masalah terkait perizinan. Izin yang tidak produktif bisa dicabut, termasuk sektor pertambangan. Hanya, menurut Bambang, pemerintah tentu saja tidak dengan serta-merta mencabut izin usaha pertambangan (IUP).

Pemerintah juga akan memudahkan IUP segera diterbitkan kembali untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat, sehingga para pengusaha pertambangan dapat bekerja dan mengelola pertambangan nasional sebagai sumber investasi pemerintah.

"Kalau setelah dievaluasi, IUP yang dicabut dapat dihidupkan kembali, maka pemerintah akan melakukannya dengan penuh kebijaksanaan," jelas Bamabng. Artinya, pemerintah melalui BKPM dan Satgas Investasi akan menghidupkan IUP yang dicabut secara prosedural.

Karena itu, Bambang yakin Satgas Percepatan Investasi akan memberikan kemudahan bagi IUP yang akan dihidupkan kembali. Ini demi meningkatkan investasi nasional bidang pertambangan.

Di sisi lain, Bambang memberikan apresiasi dalam menggenjot investasi. "Dia patut diapresiasi," ungkap Bambang. Satgas berhasil mewujudkan target investasi Indonesia sebesar 1.200 triliun. Ini prestasi yang tidak mudah. Maka, harus diapresiasi.Bambang berharap investasi akan terus meningkat signifikan dan akseleratif. Dia merinci

realisasi investasi tahun lalu mencapai 1.418,9 triliun. Ini lebih tinggi dari target 1.400 triliun. Sedangkan tenaga kerja yang terserap 1,8 juta orang.Realisasi investasi tahun lalu terdiri dari PMA sebesar 744 triliun. Sedangkan untuk PMDN sebesar 674,9 triliun. Bahlil mengatakan bawa realisasi investasi periode Januari-Desember 2023 tumbuh 17,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.