Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Semarak' Bantu Pasarkan Produk UMKM

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Semarak' Bantu Pasarkan Produk UMKM Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Barat luncurkan ‘Strategi Pemasaran Digital Berkelanjutan’ (SEMARAK) untuk permudah pemasaran pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Minggu (7/7).

JAKARTA - Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kini semakin dipermudah karena terus difasilitasi. Salah satunya, program yang baru diluncurkan "Semarak." Ini adalah kependekan Strategi Pemasaran Digital Berkelanjutan yang diluncurkan Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, Senin (8/7).

"Peluncuran Semarak untuk mempermudah pemasaran pelaku usaha mikro kecil dan menengah," tutur Iqbal. Selanjutnya, Iqbal Idham Ramid menyebut program Semarak berangkat dari kebingungan serta kebutuhan masyarakat tentang cara mudah membeli produk UMKM yang enak.

"Ini berangkat dari pertanyaan tersebut. Kemudian, muncullah inisiasi untuk membuat katalog digital e-commerce," jelasnya. Jadi, produk-produk lokal dan masyarakat luas dapat membeli secara langsung tanpa menunggu event. Iqbal mengungkapkan ini dalam bazar dan pencanangan Ssemarak di Taman Cattleya, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Program Semarak, kata Iqbal, dirancang secara berkelanjutan agar para pelaku UMKM dapat mandiri dalam mengelola bisnisnya. Dengan prinsip help people to help themselves (menolong masyarakat agar dapat menolong diri sendiri), Semarak punya tiga rangkaian kegiatan. Ketiganya adalah seleksi para pelaku usaha UMKM. Kemudian enterpreneur series dan pembuatan katalog digital Semarak.

Wali Kota Jakbar, Uus Kuswanto, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif strategi pemasaran berkelanjutan Dinas dan Sudin PPKUKM.

"Program ini tidak hanya mengangkat keberagaman budaya, seni, dan potensi ekonomi wilayah, tetapi juga memperkuat koneksi antara produk lokal dan masyarakat luas," ucap Uus.

Lebih lanjut, Wali Kota mengimbau semua pelaku UMKM untuk menyesuaikan diri terhadap kemajuan teknologi. Dalam hal ini penerapan barcode dan digitalisasi produknya agar mudah diakses masyarakat luas.

"Kepada pelaku UMKM yang sudah menyesuaikan diri dengan digitalisasi saya imbau untuk terus meningkatkan dan mengembangkan usahanya. Yang belum, silakan berkoordinasi dengan Sudin PPKUKM Jakbar," tambahnya.

Diketahui, pencanangan program Semarak Beli Lokal Jakarta Barat diikuti 68 peserta pelaku UMKM. Rinciannya, 52 di antaranya merupakan pelaku usaha kuliner. Lalu, sembilan pelaku usaha fesyen. Lima pelaku usaha kerajinan dan dua pelaku usaha kecantikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.