Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir, 400 Hektare Sawah Terendam di Konawe Sulawesi Tenggara

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir, 400 Hektare Sawah Terendam di Konawe Sulawesi Tenggara Doc: Antara/Jojon
Ket. Foto udara- Lahan pertanian di Konawe Utara yang terdampak banjir bandang melanda daerah itu pada Mei 2023 lalu.

KENDARI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara mencatat sekitar 400 hektare lahan pertanian milik warga berupa sawah terendam banjir akibat luapan Sungai Aworeka di Kabupaten Konawe, Sultra, yang terjadi pada 4 Juli 2024

Kepala Bidang Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Sultra Dedet Ilnary Yusta di Kendari, Selasa (9/7), mengatakan berdasarkan data yang diterima dari BPBD Konawa terdapat 400 hektare sawah yang terendam akibat banjir yang berada di Desa Nambeaboru Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Sultra.

"Sekitar 400 hektare sawah yang merupakan lahan pertanian warga terendam banjir di daerah itu," katanya.

Menurut Dedet, laporan dari BPBD Konawe banjir tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi sehingga Sungai Aworeka meluap di daerah itu.

"Hujan tersebut mengguyur di daerah itu sejak Rabu (3/7) pagi sekitar jam 08.30 Wita hingga Kamis sehingga terjadi banjir dengan ketinggian air bervariasi sekitar 50 hingga 100 centimeter," ujarnya.

Ia menjelaskan data lahan pertanian ini merupakan laporan yang diterima dari BPBD Konawa sejak banjir yang melanda Desa Nambeaboru.

"Data ini yang kami terima sejak banjir tersebut," katanya.

Selain areal persawahan, terdapat juga kurang lebih sekitar 221 Kepala Keluarga (KK) atau 702 jiwa di Desa Nambeaboru, Tongauna Utara, Konawe, yang terdampak banjir.

"Dari 702 jiwa tersebut terdapat 200 orang lanjut usia (lansia), 59 balita dan satu disabilitas," katanya.

Di berita sebelumnya, BPBD Sultra saat ini tetap melakukan mitigasi, kordinasi, konsultasi, sosialisasi, edukasi dan memberikan imbauan peringatan dini kepada masyarakat agar mereka tetap tenang supaya proses penanggulangan bencana bisa berjalan dengan baik.

"Semoga bencana ini dapat dilalui dengan baik dengan sumber daya yang tidak terlalu banyak tatapi dengan sinergi antara semua lembaga dan instansi mudah-mudahan bisa tertangani dengan efektif dan efisien," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.