Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Maluku Ganti Tanaman Warga Terdampak Banjir

📅 Minggu, 07 Jul 2024, 21:08 WIB | Oleh:
Pemprov Maluku Ganti Tanaman Warga Terdampak Banjir Doc: ANTARA/Dedy Azis
Ket. Pemprov Maluku meninjau lahan warga yang rusak akibat terendam banjir.

AMBON - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mengganti bibit dan tanaman warga Desa Waiheru, Ambon yang rusak terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Ambon dalam sepekan terakhir.

"Sekitar 1,5 hektare lahan pertanian terdampak akibat luapan air, dan menyebabkan tanaman mati, oleh karena itu Pemerintah Provinsi Maluku akan mengganti kebutuhan bibit sesuai dengan rincian yang ada," kata Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie di Ambon, Minggu.

Hal itu dikatakannya saat melakukan peninjauan secara langsung ke titik-titik banjir di Kota Ambon, salah satunya di Desa Waiheru.

"Pemerintah Provinsi Maluku meninjau langsung ke lapangan, melihat dampak yang ditimbulkan terutama bagi petani sayur-sayuran.Jika tidak cepat ditangani maka akan berdampak juga pada inflasi di Maluku, karena sayuran gagal panen," ungkapnya.

Lahan pertanian warga yang tergenang banjir antara lain meliputi tanaman kangkung, sawi, tomat, hingga tanaman lainnya yang menjadi komoditas utama mata pencaharian petani setempat.

Sadali mengatakan, berkaitan dengan lahan warga yang terdampak itu para penyuluh pertanian Provinsi Maluku melakukan pendampingan untuk menangani berbagai persoalan yang dihadapi.

Sadali juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon dalam mengantisipasi akibat dari intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

Peninjauan ini turut dihadiri Kadis PUPR, Kadis Pertanian, serta penyuluh untuk meninjau langsung ke lapangan, menginventarisasi berapa luas lahan yang berdampak serta apa yang dibutuhkan petani.

"Agar sesegera mungkin ditangani oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Balai Sungai untuk melakukan penanganan agar para petani sayur ini dapat bekerja tidak terganggu dengan kondisi tanggul," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.