Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatih Swiss, Murat Yakin, Tak Salahkan Akanji yang Gagal Cetak Gol Penalti

📅 Minggu, 07 Jul 2024, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatih Swiss, Murat Yakin, Tak Salahkan Akanji yang Gagal Cetak Gol Penalti Doc: antarafoto
Ket. Akanji

DUSSELDORF - Pelatih Swiss Murat Yakin tidak menyalahkan Manuel Akanji yang gagal mengeksekusi penalti saat Swiss disingkirkan Inggris dalam babak perempat final Piala Eropa 2024 di Dusseldorf, Jerman, Sabtu (6/7).

Swiss kalah 3-5 melalui adu tendangan penalti setelah menahan imbang Inggris 1-1 selama 120 menit. Akanji yang didaulat sebagai penendang pertama menjadi satu-satunya pemain yang gagal mencetak gol.

"Manu (Akanji) yang bilang kalau dia ingin menjadi penendang pertama. Anda memberi pemain tanggung jawab dan Anda tidak bisa marah dengan pemain seperti itu," kata Yakin sebagaimana diwartakan AFP pada Minggu (7/7).

Meski Murat Yakin tidak marah atas kegagalan itu, namun pelatih melihat bahwa bek Manchester City berusia 28 tahun itu merasa terpukul dan sangat kecewa.

"Tidak banyak kata-kata untuk melipur lara. Saya ucapkan terima kasih kepada Akanji atas kinerjanya, dan cara dia memimpin tim berada di level tertinggi," kata Yakin.

"Tidak ada kata-kata penghiburan yang dapat membantunya, yang ada adalah kesedihan yang mendalam. Semua orang perlu mengatasinya, tetapi kami bisa bangga pada diri kami sendiri," kata bekas pelatih Spartak Moscow dan FC Basel itu.

Murat Yakin pun menghibur pasukannya bahwa mereka sudah bermain bagus selama Piala Eropa 2024. Adapun kalah melalui adu penalti merupakan faktor ketidakberuntungan semata.

Swiss melaju ke perempat final usai mengalahkan Italia 2-0 di babak 16 besar. Di fase grup, Swiss berhasil menahan Jerman 1-1, imbang 1-1 atas Skotlandia dan menang 3-1 atas Hongaria.

"Kami memiliki peluang, namun penalti bergantung pada keberuntungan," kata dia. "Kami memberikan banyak masalah bagi tim-tim besar jadi kami tidak boleh menyerah. Anda punya pemenang dan pecundang, dan sayangnya hari ini bukan kami pemenangnya."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.