Balai Karantina Sulut Perketat Pemeriksaan DOC Cegah Penularan Flu Burung
Minggu, 07 Jul 2024, 07:09 WIBManado - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Utara (Sulut) memperketat pemeriksaan anak ayam DayOldChicken(DOC) untuk mencegah risiko penularanflu burung atau avian influenza (AI).
"SemuaDOC yang dibawa masuk ke Sulut mendapat pemeriksaan dokumen dan fisik untuk memastikan anak ayam tersebut dalam keadaan sehat sebagai upaya mencegah resiko penularan flu burung atau avian influenza (AI)," kataKepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulut I Wayan Kertanegara, di Manado, Sabtu.
Karantina melakukan tindakan pemeriksaan terhadap anak-anak ayam yang masuk ke Provinsi Sulut melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Sam Ratulangi Manado untuk mengecek kesesuaian jumlah dan jenis komoditas yang dibawa beserta kelengkapan dokumen karantina dari daerah asal.
Berdasarkan data OSS IQFast, terdapat 1.024.186 ekor DOC yang masuk ke Kota Manado dan telah diperiksa oleh petugas karantina Satpel Bandara Sam Ratulangi sepanjang Januari-Juni 2024 dan dinyatakan aman.
Dalam sebulan, terdapat ratusan ribu DOC yang dinyatakan bebas hama dan penyakit hewan karantina (HPHK) dan memenuhi persyaratan sehingga aman masuk ke Kota Manado.
Adapun DOC tersebut berasal dari sejumlah kota di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
Setelah dipastikan aman dan memenuhi persyaratan, selanjutnya petugas karantina akan memberikan sertifikat pelepasan karantina hewan (KH-14) pada pemilik barang sebagai jaminan komoditas terkait telah sehat dan diizinkan masuk Manado, Sulawesi Utara.
I Wayan Kertanegara menjelaskan bahwa setiap komoditas hewan, ikan dan tumbuhan yang masuk ataupun keluar dari Sulut harus melalui pemeriksaan karantina untuk dipastikan kondisi kesehatan dan keamanannya saat dibawa.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Zheng Qinwen Bangkit, Tantang Mirra Andreeva di Final China Open
-
Penerapan mandatori biodiesel B50
-
Pekerja Informal di Jabar Bisa Dapat BPJS TK Gratis, Jumlahnya Bikin Kaget
-
Alibaba Luncurkan Qwen3.8-Max, Model AI dengan 2,4 Triliun Parameter
-
Menkeu Suahasil Didesak Terbitkan Bea Keluar Batu Bara, Potensi Cuan Negara Rp353 T, Solusi Atasi Tekanan Fiskal
-
Kasus Korupsi ATR/BPN, Nama Fahd Arafiq Muncul sebagai Penampung Uang.
-
Demo udara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.