Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amankan Data Perusahaan Sesuai dengan Standar ISO 27001

25 Minggu, 07 Jul 2024, 20:28 WIB | Oleh:
Amankan Data Perusahaan Sesuai dengan Standar ISO 27001 Amankan Data Perusahaan Sesuai dengan Standar ISO 27001 Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi pengamanan data perusahaan

JAKARTA - Di era digital yang penuh dengan inovasi dan konektivitas, keamanan siber menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar lagi bagi setiap instansi dan korporasi. Dengan meningkatnya serangan siber yang semakin canggih, masyarakat dan perusahaan penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan data informasi mereka.

"Di sini, kepemilikan sistem keamanan data untuk melindungi dari pencurian, perusakan, dan kehilangan data informasi menjadi sangat penting untuk diperhatikan," kata Information Technology Division Head Nawakara, Eman Mulyaman dia melalui siaran pers Jumat (5/7).

Sebagai perusahaan jasa keamanan, Nawakara tidak hanya berupaya untuk mengamankan data melalui penerapan teknologi dan kebijakan yang tepat, tetapi juga melalui komitmen berkelanjutan terhadap standar keamanan data informasi. Langkah yang ditempuh dengan mempersiapkan sertifikasi melalui ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

Eman menegaskan pentingnya menjaga data informasi baik internal maupun eksternal. Sebagai bentuk komitmen perusahaan terkait keamanan siber ini, Nawakara menjadikan keamanan data informasi menjadi pondasi utama dalam membangun kepercayaan dengan mitra bisnis.

"Di Nawakara, kami tidak hanya menerapkan teknologi canggih dan kebijakan ketat, Saat ini Nawakara sedang memenuhi standar prosedur untuk sertifikasi ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)," ucapnya.

Terkait keamanan data informasi internal maupun eksternal Nawakara dan untuk memenuhi standar ISO 27001 tersebut personil internal Nawakara sudah melakukan training dan kesadaran(awareness) standar tersebut serta melakukan tes penetrasi (penetration test/pentest) dan tes simulasi (simulation test) terhadap peladen (server), basis data, dan aplikasi yang hasilnya sudah sesuai ketentuan.

"Proses sertifikasi ini melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap proses dan kebijakan keamanan data informasi, untuk menjamin bahwa organisasi memenuhi standar tertinggi dalam keamanan siber," jelas dia.

Cara Mengamankan Data

Dalam pekerjaannya, tim IT Nawakara bertugas mengamankan berbagai jenis data, termasuk data internal yang berkaitan dengan operasional sehari-hari perusahaan dan data eksternal yang berhubungan dengan klien dan mitra. Perlindungan ini mencakup segala sesuatu dari data pribadi karyawan hingga informasi klien.

Untuk menghadapi ancaman siber yang terus berkembang, berikut adalah beberapa langkah efektif yang Nawakara lakukan untuk melindungi data dari potensi serangan siber. Pertama menggunakan enkripsi data yang kuat.

Enkripsi merupakan salah satu cara paling efektif untuk melindungi data. Dengan mengenkripsi informasi, data akan diubah menjadi kode yang hanya bisa dibaca dengan kunci dekripsi yang tepat. Nawakara mengimplementasikan enkripsi data untuk memastikan bahwa informasi sensitif, baik yang disimpan maupun yang ditransmisikan, tetap aman dari akses tidak sah.

Kedua menerapkan autentikasi dua faktor, untuk menambahkan lapisan keamanan tambahan dengan memerlukan dua bentuk verifikasi identitas. Sesuatu yang diketahui (seperti kata sandi) dan sesuatu yang dimiliki (seperti kode OTP yang dikirim ke ponsel . Dengan begitu, keamanan akses ke sistem dan aplikasi diharapkan bisa semakin meningkat.

Ketiga pembaruan perangkat yang usang seringkali memiliki kerentanan yang bisa dimanfaatkan olehhacker.Pembaruan rutin memastikan bahwapatchkeamanan diterapkan, mengurangi risiko serangan siber.

"Jangan lupa juga untuk menerapkan sistem pemantauan yang proaktif dan solusi deteksi ancaman untuk mengidentifikasi dan merespons serangan siber dengan cepat," tutur Eman.

Keempat mengedukasi karyawan tentangphisingdanscam.Pasanya manusia sering menjadi titik lemah dalam keamanan siber. Nawakara menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam pelatihan karyawan mereka tentang risiko dan tanda-tanda adanyaphishingsertascam.

"Edukasi berkelanjutan membantu menciptakan pertahanan pertama yang kuat: karyawan yang waspada dan terinformasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Timnas Indonesia U15 Menang Telak 7-1 Atas Fiji

1.5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
Timnas Indonesia U15 Menang...
Advertisement
Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

Selangkah Lagi Juatra! Ubed ke Final French Open Setelah Tundukkan Lanier

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.