Universitas Pattimura Ciptakan Lingkungan Kampus Bebas dari Kekerasan Seksual
Sabtu, 06 Jul 2024, 12:00 WIBAMBON - Universitas Pattimura menciptakan lingkungan kampus bebas dari kekerasan seksual melalui sosialisasi pencegahan kekerasan seksual pada mahasiswa dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unpatti.
"Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 30 tahun 2021, pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus harus dapat diimplementasikan untuk mewujudkan lingkungan yang kondusif," kata Ketua Satgas PPKS Unpatti Sahusilawanne dalam keterangan tertulis diterima di Ambon, Sabtu (6/7).
Menurut dia, saat ini kampus sedang mengalami masacukup prihatin, yang mana ada peristiwamenimpa beberapa dosen dan mahasiswa terkait dengan kasus kekerasan seksual.
Untuk itu, kata dia, perlu sosialisasi terus-menerus dilakukan kepada civitas academica guna memberikan edukasi terkait dengan kekerasan seksual dan bentuk kekerasan seksual.
"Sehingga kita semua dapat mencegahnya dan menciptakan iklim akademik yang sehat, aman, dan nyaman di lingkungan kampus Unpatti dengan slogan, kampus orang basudara," katanya.
Ia mengatakan upaya menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan seksual bukan hanya tugas Tim Satgas PPKS Unpatti,tetapi juga tugas seluruh civitas academica Universitas Pattimura.
Rektor Universitas PattimuraFredy Leiwakabessymengatakanpembentukan PPKS Unpatti untuk mengatasi kekerasan seksual di lingkungan kampus sesuai dengan regulasi yang telah dibuat.
"Ini mengingatkan kita bahwa tanggung jawab sebagai pendidik untuk mencegah perlakuan-perlakuan yang mengarah kepada tindak kekerasan seksual dan dapat membangun komitmen dalam mewujudkan kampus yang aman, dan nyaman bagi seluruh civitas academica," katanya.
Ia mengatakandengan sosialisasi berbagai aturan terkait dengan PPKS di kampusserta apa dan bagaimana bentuk pencegahan tindak kekerasan sekusal, maka diharapkan semua civitas academica Universitas Pattimura memiliki pemahaman yang komprehensif dan tidak melakukan hal-hal yang merujuk pada tindak kekerasan seksual.
Diharapkan dengan digencarkansosialisasi pencegahan kekerasan seksual, Unpatti bisa terhindar dari kasus-kasus terkait kekerasan seksual dan menjadi tempat yang nyaman untuk menempuh pendidikan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bukan BPJT, Menteri PU Bikin Balai Baru Urus PNBP Tol
-
Fajar/Fikri, Febi/Rachel, Jojo, dan Putri Melaju
-
PART Catat Pertumbuhan Penjualan 38,23% pada 2025, Perkuat Diversifikasi Manufaktur dan Siapkan Right Issue serta Buyback Saham.
-
Miniseri Horor 'Carrie' adalah Penafsiran Ulang Luar Biasa dari Kisah Horor Klasik
-
Aduh, Ketua SP Perusahaan Elektronik di EJIP Cikarang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
-
Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi
-
Bundesliga Putri Jerman Mulai Dikelola Badan Independen pada Tahun 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.