Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Angka Stunting, DPMPD Kaltim Gelar Lomba Posyandu

📅 Sabtu, 06 Jul 2024, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tekan Angka Stunting, DPMPD Kaltim Gelar Lomba Posyandu Doc: ANTARA/Ho-DPMPD Kaltim
Ket. Arsip - Kabid DPMPD Provinsi Kaltim Roslindawaty (dua dari kiri).

SAMARINDA - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur (DPMPD Kaltim) mempercepat penurunan prevalensi stunting dari 22,9 persen pada 2023 menjadi 19 persen pada akhir 2024, salah satunya melalui kegiatan lomba posyandu.

"Salah satu tugas kader posyandu pencegahan hingga penanganan stunting, sehingga salah satu yang dinilai dalam lomba ini tentang stunting," kata Kabid Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Roslindawaty di Samarinda, Sabtu (6/7).

Perkembangan stunting di Kaltim dalam beberapa tahun terakhir terjadi fluktuasi, seperti dari 22,8 persen berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2021, naik menjadi 23,9 persen pada 2022, dan turun lagi menjadi 22,9 persen berdasarkan SKI 2023.

Sebagai upaya untuk menurunkan stuntingakhir 2024 minimal menjadi 19 persen, maka Pemprov Kaltim melakukan berbagai upaya dengan melibatkan lintas sektor, salah satunya melalui lomba posyandu.

Lomba posyandu merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan peran kader dalam penanganan stunting, karena posyandu merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan dan bidang lain di tingkat desa maupun kelurahan.

Setidaknya terdapat lima indikator yang dinilai lomba ini, pertama adalah administrasi posyandu yang terdiri atas kelembagaan, pengelolaan, pelayanan, serta sarana peralatan pendukung pelayanan.

Kedua, hari buka posyandu dan kemampuan kader yang meliputi pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan, dan kegiatan tambahan penunjang kesehatan.

Ketiga, peran serta masyarakat terhadap hasil kegiatan posyandu dan peran tim Kelompok Kerja Fungsional (Pokjanal) Posyandu yang meliputi opini masyarakat tentang posyandu, pembiayaan posyandu, sumber daya dan sumber dana, pendataan hasil kegiatan, pendataan bayi, balita dan ibu hamil.

Keempat, program inovasi dan pelayanan posyandu yang meliputi penilaian kehadiran tim Pokjanal, penilaian inovasi posyandu, program, penilaian peran serta instansi terkait seperti puskesmas, petugas lapangan KB, dan lainnya.

"Indikator penilaian kelima adalah pembinaan posyandu, seperti pembentukan pembina, susunan dan peran pembina, serta kegiatan pembinaan yang dilakukan kepada kader maupun secara kelembagaan," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini tim yang dikomandoi DPMPD Kaltim sudah selesai melakukan penilaian administrasi dalam lomba tersebut, yakni berkas administrasi dari kabupaten/kota yang mengikuti lomba posyandu.

Pihaknya merencanakan mulai pertengahan bulan ini hingga Agustus akan turun langsung ke posyandu yang mengikuti lomba, yakni untuk melakukan penilaian lapangan guna memastikan antara berkas administrasi dengan fakta di lokasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Tips Menjalankan Bisnis Waralaba

28 menit yang lalu | Ones

Rona
Tips Menjalankan Bisnis War...
Nasional
Terungkap! Ini Isi Pertemua...
Olahraga
Fajar/Fikri Belum Puas mesk...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.