Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyidik Periksa Ponpes Aziziyah Terkait Penganiayaan Santriwati

24 Jumat, 05 Jul 2024, 16:34 WIB | Oleh:
Penyidik Periksa Ponpes Aziziyah Terkait Penganiayaan Santriwati Penyidik Periksa Ponpes Aziziyah Terkait Penganiayaan Santriwati Doc: ANTARA/Dhimas B.P.
Ket. Sejumlah personel kepolisian berada di Ponpes Al-Aziziyah dalam kegiatan pemeriksaan di tempat terkait kasus dugaan penganiayaan santriwati NI di Lombok Barat, NTB, Jumat (5/7).

MATARAM - Penyidik Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melaksanakan pemeriksaan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Aziziyah terkait kasus dugaan penganiayaan santriwati berinisial NI.

Kepala Satreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama di Lombok Barat, Jumat, mengatakan pemeriksaan ini bagian dari upaya penyidik dalam mengumpulkan alat bukti kasus.

"Jadi, kemarin 'kan kami sudah undang beberapa saksi dari pihak ponpes dan sekarang ini tindak lanjut pemeriksaan di tempat, cek TKP (tempat kejadian perkara)," kata Yogi disela kegiatan pemeriksaan bersama penyidik di Ponpes Al-Aziziyah.

Dalam giat tersebut, dia memastikan penyidik datang ke Ponpes Al-Aziziyah bersama tim identifikasi, intelijen, dan Pengamanan Internal (Paminal) Polri.

"Paminal juga kami ajak biar ikut mengawasi kegiatan kami hari ini di ponpes," ujarnya.

Terkait hasil dari pemeriksaan di tempat, Yogi mengatakan bahwa hal tersebut bagian dari substansi penyidikan sehingga dirinya belum bisa mengungkap ke publik.

Namun, dia memastikan bahwa pihak ponpes terbuka dengan tujuan kedatangan kepolisian. Ponpes mendukung upaya kepolisian ini untuk mengungkap kebenaran dari adanya dugaan penganiayaan santriwati NI.

"Jadi, kedatangan kami ini sangat disambut baik pihak ponpes, mereka terbuka dengan maksud dan tujuan kedatangan kami," ucap dia.

Santriwati NI meninggal pada usia 13 tahun usai menjalani perawatan medis secara intensif selama 16 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Raden Soedjono, Kabupaten Lombok Timur pada Sabtu (29/6).

Sebelum akhirnya meninggal di RSUD dr. Raden Soedjono, santriwati NI sempat singgah menjalani perawatan medis di Klinik dr. Candra Lombok Timur dan Puskesmas Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Perihal penyebab santriwati asal Ende, Nusa Tenggara Timur itu meninggal menjadi salah satu tujuan kepolisian menindaklanjuti laporan orang tua santriwati NI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.