Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencarian Korban Hilang di Sungai Waeapo Dibantu Polairud Polres Buru

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 16:27 WIB | Oleh:
Pencarian Korban Hilang di Sungai Waeapo Dibantu Polairud Polres Buru Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Proses pencarian korban hilang di sungai Waeapo, Pulau Buru, Maluku.

AMBON - Polisi Air dan Udara (Palairud) Polres Kabupaten Buru, Maluku, membantu mencari korban hilang sejak tiga hari lalu di Sungai Waeapo, dengan melibatkan 70 personel antara lain dari Polsek Waeapo, Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan masyarakat.

"Pencarian dimulai dari muara Sungai Waeapo di Desa Kaki Air, Kecamatan Kayeli, berlanjut ke Dusun Baman, Desa Ohilahin, Kecamatan Lolongguba. Namun karena kondisi cuaca yang burukdengan hujan lebat dan banjir besar, menghambat operasi pencarian," kata Kepala Satuan Polisi Air Polres Buru AKP Abdulrahman Sambasmelalui keterangan pers di Ambon, Jumat.

Pencarian dilakukan terhadap Revan Wali, pelajar SMP berusia 13 tahun, yang dilaporkan hilang saat ia dan teman-temannya beraktivitas di sungai tersebut. Menurut keterangan Randi Rumbia, saksi mata kejadian, seekor buaya muncul dan menyerang Revan tidak lama setelah mereka mulai turun mandi di sungai.

Abdulrahman Sambas selaku pemimpin operasi pencarian mengatakanmeski menggunakan perahu cepatdan perahu panjang (long boat)tim pencari mengalami kesulitan menjangkau lokasi tertentu, karena arus sungai yang kencang dan adanya pohon-pohon yang turut hanyut terbawa arus sungai.

Ia mengatakan pencarian di Sungai Waeapo merupakan tugas yang menantang mengingat variasi kedalaman dan keberadaan satwa liar seperti buaya.

Keadaan itu, lanjutnya, menuntut kesiapsiagaan dan kehati-hatian ekstra dari tim pencari dan masyarakat setempat. Upaya pencarian intensif ini belum juga membuahkan hasil, korban Revan Wali belum ditemukan.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana lainnya akibat keadaan cuaca ekstrem, tim telah melakukan imbauan kepada warga setempat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi banjir yang lebih besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.