Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tamhut Jakbar Siagakan 10 Tim untuk Antisipasi Pohon Tumbang

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 16:27 WIB | Oleh:
Tamhut Jakbar Siagakan 10 Tim untuk Antisipasi Pohon Tumbang Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Sebuah pohon tumbang di Jalan Kusuma 1 RT 05 RW 09 Blok F Perum Taman Duta Mas, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (4/7) sore sekira pukul 15.00 WIB.

JAKARTA - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat menyiagakan 10 tim untuk mengantisipasi pohon tumbang di wilayah tersebut.

Kepala Suku Dinas (Sudin) Jakarta BaratRomy Sidharta mengatakan bahwa delapan dari 10 tim tersebut tersebar di delapan kecamatan dan dua tim lainnya di tingkat kota.

"Sudin Tamhut ada sepuluh tim, satu tim ada tujuh orang. Tiap kecamatan ada satu tim dan dua tim di tingkat kota," kata Romy di Jakarta pada Jumat.

Romy melanjutkan bahwa 10 tim tersebut segera bergerak ke lokasi jika ada laporan pohon tumbang di wilayah setempat.

"Di setiap kecamatan di Jakarta Barat ada tim. Setiap hari bergerak melakukan penopingan dan kalau ada pohon tumbang atau sempal tim terdekat langsung bergerak ke lokasi," kata
Romy.

Adapun pohon tumbang di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) umumnya disebabkan hujan deras dan angin kencang. "Umumnya pohon tumbang atau sempal saat hujan deras disertai angin kencang, berat pohon besar dan akar tidak kuat menahan," kata dia.

Dari awal Januari hingga Juni 2024, SudinPertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) telah mengevakuasi sebanyak 116 pohon tumbang. "Januari 19 pohon, Februari 22, Maret 17, April 21, Mei 24 dan Juni 13 pohon," katanya.

SudinTamhutJakbar telah meminta warga setempat untuk melaporkan pohon bermasalah di wilayah lewat Cepat Respon Masyarakat (CRM). Yang dimaksud pohon bermasalah, yakni pohon yang menghalangi jalanan atau kabel-kabel udara sehingga berbahaya bagi masyarakat sekitar.

"Untuk pemangkasan kita sesuai hasil patroli dan aduan masyarakat di CRM. Jadi, kalau ada pohon bermasalah di wilayah bisa langsung lapor ke CRM," katanya.

Adapun cara melapor lewat CRM salah satunya dapat dilakukan dengan aplikasi JAKI. Langkah pertama adalah mengunduh dan membuka aplikasi JAKI. Kemudian mengetuk ikon kamera pada bagian bawah layar beranda.

Setelah itu memilih laporan secara privat atau publik. Kemudian mengambil gambar hal yang mau dilaporkan, lalu pilih kategori dan isi detail keterangan sampai lokasi secara detail. Lalu unggah laporan tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, pihak Sudin Tamhut akan menindaklanjuti dengan menurunkan personel untuk melakukan pemangkasan.

Total yang sudah dipangkas dari Januari hingga Juni 2024 sebanyak 4.491 pohon. Yakni pada Januari sebanyak 728 pohon, Februari (751), Maret (730), April (740), Mei (767) dan Juni sebanyak 775 pohon. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.