Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia dan RRT Terus Perkuat Kerja Sama Ketenagakerjaan

📅 Kamis, 04 Jul 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia dan RRT Terus Perkuat Kerja Sama Ketenagakerjaan Doc: ANTARA/HO-Kemnaker
Ket. Menaker Ida Fauziyah (kiri) bersama Menteri Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial RRT Wang Xiaoping (kanan).

Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, saat melakukan panggilan resmi ataucourtesy calldengan Menteri Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial RRT, Wang Xiaoping, di Beijing, RRT, Rabu, waktu setempat.

"Indonesia dan RRT telah melakukan kerja sama yang erat diberbagai bidang. Oleh karena itu, kunjungan kali ini untuk kami ingin lebih memfokuskan penguatan kerja sama antara kedua negara di bidang ketenagakerjaan," kata Ida Fauziyah dalam keterangan resmi di Jakarta.

Menaker menyebutkan, fokus pembahasan dalam kunjungan tersebut di antaranya terkait pengembangan sistem informasi pasar tenaga kerja atauLabour Market Information Systems(LMIS), pengembangan pelatihan vokasi, peningkatan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), peningkatan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), dan pengembangan wirausaha.

Ia juga mengemukakan, terkait pengembangan pelatihan vokasi, saat ini Kemnaker RI sedang menjajaki beberapa kerja sama dengan Pemerintah RRT, di antaranya Pengembangan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate (Sofifi) melalui hibah dari Pemerintah Tiongkok, dan pengembangan pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi (Technical and Vocational Education and Training/TVET) di Indonesia yang berkolaborasi dengan China International Intellectech Group Co., Ltd. (CIIC Group).

"Ke depannya, kami berharap kunjungan penjajakan ini dapat memberikan banyak masukan dan manfaat untuk membangun kerja sama ketenagakerjaan di Indonesia," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.