Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vaksin Polio Produksi RI Jangkau 8,6 Juta Anak Afghanistan

📅 Rabu, 03 Jul 2024, 13:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Vaksin Polio Produksi RI Jangkau 8,6 Juta Anak Afghanistan Doc: ANTARA/ HO-LDKPI
Ket. Vaksin polio jenis poliomyelitis oral bivalen hibah dari pemerintah Indonesia kepada masyarakat Afghanistan dilaporkan telah tuntas diberikan kepada 8,6 juta anak di negara tersebut.

JAKARTA - Vaksin polio jenis poliomyelitis oral bivalen hibah dari Pemerintah Indonesia kepada masyarakat Afghanistan dilaporkan telah tuntas diberikan kepada 8,6 juta anak di negara tersebut.

Penyaluran vaksin polio itu dilakukan melalui kerja sama antara Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesian AID dengan United Nations Children's Fund (UNICEF).

Direktur Utama LDKPI, Tormarbulang Lumbantobing dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/7), mengatakan program vaksinasi telah digunakan untuk memvaksinasi lebih dari 11,4 juta anak di 32 provinsi di Afghanistan sepanjang April hingga Mei 2024, dengan vaksin dari Indonesia mencakup 76 persen dari vaksin yang digunakan sepanjang masa kampanye nasional itu.

Dukungan ini diberikan mengingat Afghanistan masih menjadi salah satu dari dua negara tersisa di dunia yang masih dalam status endemik polio.

Upaya vaksinasi di negara tersebut hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk di antaranya keterbatasan pasokan vaksin, sanitasi, infrastruktur kesehatan, dan situasi sosial.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa dukungan ini merupakan komitmen Indonesia dalam melindungi hak-hak dan masa depan anak-anak, termasuk melindungi mereka dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.

Di sisi lain, program ini juga diharapkan dapat menjadi sarana promosi produk vaksin dan obat-obatan buatan Indonesia yang berkualitas seperti produksi PT Bio Farma ini ke pasar global. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menjalankan program peningkatan kualitas kesehatan atau penanganan wabah di negara atau kawasan tertentu yang bersifat krusial.

"Terlebih, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil vaksin polio yang telah dikenal reputasinya di dunia," ujar dia pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.