Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Evakuasi Empat Orang yang Alami Kecelakaan Kapal di Perairan Wakatobi

📅 Rabu, 03 Jul 2024, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Basarnas Evakuasi Empat Orang yang Alami Kecelakaan Kapal di Perairan Wakatobi Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban.

Kendari - Tim Penyelamat Pos SAR Wakatobi, Basarnas Kendari mengevakuasi empat orang yang mengalami kecelakaan kapal dan tenggelam di sekitar Perairan Komponaone, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S di Kendari Selasa malam, mengatakan, bahwa peristiwa tersebut pertama kali diinformasikan oleh salah seorang penumpang kapal tersebut, telah terjadi kecelakaan kapal KM Putra Karela GT 31 rute Wanci-Tomia, pada pukul 18:20 WITA.

"Dengan muatan empat orang, kapal itu tenggelam akibat cuaca buruk di sekitar perairan tersebut," kata Aminuddin.

Keempat orang tersebut masing-masing bernama Laode Sudirman (48) selaku kapten, Suriono (47), La Ndola (38), dan Laode Muh Riswan (30).

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Pos SAR Wakatobi menuju lokasi yang dilaporkan dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR, pada pukul 18:45 WITA.

"Jarak tempuh ke lokasi itu dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 5,16 mil laut," ujarnya.

Aminuddin mengungkapkan bahwa sekitar pukul 20:12 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang terombang ambing di atas rakit dalam keadaan selamat dan mereka sudah dalam posisi karam.

"Selanjutnya, empat orang tersebut dievakuasi menuju Pelabuhan Marina Wanci," ungkap Aminuddin.

Ia menyampaikan bahwa dengan ditemukan keempat korban tersebut dalam keadaan selamat, Operasi SAR kecelakaan kapal KM Putra Karela GT 31 rute Wnaci-Tomia dengan empat orang penumpang yang tenggelam akibat cuaca buruk dinyatakan selesai dan ditutup sekitar pukul 21:30 WITA.

"Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi itu dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," jelasnya.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi tersebut, lanjutnya, yakni personel Pos SAR Wakatobi, Pos TNI AL Wakatobi, dan Polair Polres Wakatobi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.