Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Garam Unhas Bimbing Petambak Maros Membuat Garam SNI

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Garam Unhas Bimbing Petambak Maros Membuat Garam SNI Doc: ANTARA/HO-Panitia Pelaksana
Ket. Tim Garam Unhas melakukan sosialisasi pembuatan garam berstandar SNI kepada petambak di Desa Bontobahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulsel.

Makassar - Tim Garam Universitas Hasanuddin membimbing petambak di Desa Bontobahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tentang pembuatan garam yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk konsumsi.

Ketua Tim Garam Unhas Indah Raya melalui keterangan di Makassar, Senin, mengemukakan selama ini banyak lahan tambak mengalami kekeringan dan tidak dimanfaatkan masyarakat sehingga diharapkan lahan itu bisa dimanfaatkan untuk membuat garam saat musim kemarau.

"Kita berharap bahwa masyarakat yang ada di Desa Bontobahari, khususnya daerah Sabang, mampu memanfaatkan lahannya yang kering sehingga mereka tetap memperoleh pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari," ujarnya.

Pada musim kemarau, kebanyakan lahan masyarakat hanya dibiarkan kering hingga musim hujan tiba untuk kembali digunakan budi daya bandeng, udang, atau rumput laut yang dikenal masyarakat setempat sebagai sango-sango.

"Sementara di sisi lain, saat musim kemarau tiba maka pengeluaran masyarakat di daerah Bontobahari akan meningkat karena mereka membeli air bersih untuk keperluan hidup mereka sehari-hari," ujarnya.

Dia mengharapkan dengan adanya pemanfaatan lahan tambak yang kering untuk pembuatan garam krosok maka masyarakat tetap mampu mempunyai pendapatan saat kemarau.

"Selain itu, masyarakat yang selama ini pergi merantau mencari penghasilan di kota atau daerah lainnya saat musim kemarau tiba tetap bisa memperoleh penghasilan, tanpa harus jauh dari keluarga mereka selama beberapa bulan," kata Indah Raya yang juga dosen Unhas tersebut.

Bimbingan dari Unhas ini dilakukan dengan sosialisasi sebagai wujud pengabdian masyarakat. Sejumlah pengajar Unhas turut terlibat pada kegiatan ini, seperti Andi ilham Latunra, Andi Asmi Citra Malina,dan Andi Muhammad Anshar.

Mereka melakukan penyuluhan kepada petambak yang saat musim kemarau lahannya mengalami kekeringan dan tidak dapat dimanfaatkan untuk memelihara ikan maupun sango-sango.

Selain melibatkan dosen dari berbagai disiplin ilmu, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melibatkan mahasiswa. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini untuk memberikan pengalaman baru kepada mahasiswa sekaligus mengasah kepekaan mahasiswa dengan melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan.

Diharapkan pula muncul ide-ide inovatif mahasiswa dalam mengatasi permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.