Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Final AUG 2024, Voli Putra Indonesia Raih Perak Saat Lawan Thailand

📅 Senin, 01 Jul 2024, 22:03 WIB | Oleh:
Final AUG 2024, Voli Putra Indonesia Raih Perak Saat Lawan Thailand Doc: antara

Kontingen voli putra Indonesia harus mengakui kekuatan Thailand setelah kalah langsung tiga set (26-24, 25-16, 25-16) dan mendapat medali perak dalam ajang ASEAN University Games (AUG) 2024, yang digelar di Gor Pemuda Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Senin.

Pada set pertama, Rama Fazza dan kawan-kawan bermain atraktif saat menghadapi tim Negara Gajah Putih dan pertandingan berlangsung sengit hingga skor menjadi 26-24, kemenangan untuk Thailand.

Thailand benar-benar menunjukkan ketangguhannya pada set kedua, Thanathat Thaweerat dkk sanggup mengatasi Indonesia dengan skor 25-16.

Thaweerat kembali menambah keunggulan bagi timnya pada set ketiga dengan total tujuh poin, disusul Assanaphan Chantajorn lima poin, Suppachai Phonjan empat poin, Benjamin Jaidee dan Oatsadayut Somnok masing-masing satu poin.

Sementara kontingen Indonesia hanya mampu mendapatkan poin terbanyak dari M Rampu Bentar Kinantaka, Rama Fazza Fauzan dan Yohanes Dedi Prasasti masing-masing tiga poin. Sedangkan Dean dan Devan juga memberi masing-masing satu poin.

Sementara itu, pelatih voli putra Indonesia Muhammad, setelah pertandingan di Gor Pemuda Unesa, Senin, mengatakan penampilan anak asuhnya sudah berkembang saat bermain di final meski harus kalah dari Thailand.

"Kalau kami melihat keterampilan bermain, Indonesia sudah bagus dibanding di awal sampai kemarin ini bagus. Jadi sudah ada peningkatan meskipun endingnya kalah," ucapnya.

Pihaknya mengakui, permainan tim voli putra Indonesia memang masih di bawah Thailand dalam partai final AUG 2024.

"Memang cara bermain Indonesia bisa dikatakan masih kalah dengan Thailand," katanya.

Selain itu, lanjutnya, pemain Indonesia yang berlaga di ajang internasional hanya dua orang dalam kompetisi olahraga antar mahasiswa se-Asia Tenggara itu.

"Anak-anak kami yang pernah bermain dalam ajang internasional hanya dua, selebihnya belum pernah. Jadi ini bisa dibilang kami bermain dengan level-level Under 20 (U20)," ujarnya.

Namun, kata dia, jika timnya punya waktu lebih untuk mempersiapkan diri dalam ajang AUG 2024 ini, maka hasilnya bisa berbeda.

"Tapi ya ini bagus juga mana level yang harus disiapkan untuk AUG, mana yang U-20. Kami sudah mulai menatanya dengan baik," tuturnya.

Berikut perolehan poin tiga terbesar pemain dari kedua tim:
Thailand:
12 Thanathat Thaweerat 18 poin
20 Assanaphan Chantajorn 16 poin
4 Warinthon Kamchoo 7 poin

Indonesia:
12 Rama Fazza Fauzan 10 poin
21 Yohanes Dedi Prasasti 10 poin
9 Dean Galenoshi H 7 poin

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Kapolda: Polisi Harus Peka ...
Megapolitan
Tobat Ekologis Perkuat Adiw...
Luar Negeri
Ekspor Tiongkok Melonjak, A...

Bisnis Besar Martha Tilaar Dimulai dari Garasi Kecil

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Bisnis Besar Martha Tilaar ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.