Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Dilanda Hujan Badai, Peringatan Merah Dikeluarkan

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 15:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Dilanda Hujan Badai, Peringatan Merah Dikeluarkan Doc: ANTARA/Xinhua/Du Yu
Ket. Sebuah kendaraan melaju di jalan yang tergenang air di Kabupaten Shexian, Kota Huangshan, Provinsi Anhui, Tiongkok timur, 23 Juni 2024.

BEIJING - Otoritas meteorologi dan sumber daya air Tiongkok pada Sabtu (29/6) malam waktu setempat mengeluarkan peringatan merah, level peringatan tertinggi, untuk situasi arus deras dari gunung (mountain torrent) dan hujan badai di beberapa daerah di negara itu.

Dari Sabtu pukul 20.00 hingga Minggu (30/6) pukul 20.00 waktu setempat, arus deras dari gunung dilaporkan berpotensi tinggi terjadi di sebagian area di Anhui, Jiangxi, Hunan, Guangxi, dan Guizhou, menurut Kementerian Sumber Daya Air dan Administrasi Meteorologi Tiongkok.

Kedua departemen tersebut juga mengeluarkan peringatan oranye untuk arus deras dari gunung di sebelah barat laut Provinsi Zhejiang.

Arus deras dari gunung juga dapat dipicu oleh hujan lebat berdurasi singkat di sejumlah area lain, menurut Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok.

Pemerintah daerah telah diimbau untuk mengintensifkan pemantauan dan peringatan banjir secara real-time, serta mempersiapkan kemungkinan evakuasi, dan melakukan tindakan pencegahan guna meminimalkan potensi risiko.

Sementara itu, dalam sebuah pembaruan informasi terpisah, Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok pada Sabtu malam memperbaharui peringatan merah untuk hujan badai.

Sebagian area di Guizhou, Guangxi, Hunan, Hubei, Jiangxi, Anhui, Zhejiang, Jiangsu, dan Shanghai akan diguyur hujan lebat, dengan beberapa daerah kemungkinan akan mengalami curah hujan tinggi hingga 260 mm dalam periode 24 jam hingga Minggu pukul 20.00 waktu setempat, menurut pusat meteorologi itu.

Tiongkok memiliki sistem peringatan cuaca empat tingkatan yang diberi kode warna, dengan merah mewakili peringatan paling parah, diikuti oleh oranye, kuning, dan biru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Akses permodalan UMKM melalui KUR

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

55 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.