Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Maluku Amankan Burung Paruh Bengkok yang Dibawa Penumpang

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKSDA Maluku Amankan Burung Paruh Bengkok yang Dibawa Penumpang Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Burung paruh bengkok yang diamankan BKSDA Maluku, Ambon.

Ambon - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku mengamankan satu ekor burung paruh bengkok yang dibawa salah seorang penumpang di Pelabuhan Laut Slamet Riady.

"Saat melakukan pengawasan, terdengar suara burung bersiul, sehingga dengan sigap Polisi Kehutanan melakukan koordinasi dengan anggota Polsek Slamet Riaday Petugas KSOP Mandor buruh TKBM untuk mencari tahu," kata Polisi Hutan (Polhut) BKSDA Maluku Seto, di Ambon, Senin.

Ia mengatakan, burung tersebut diketahui ada saat petugas Polisi Kehutanan sedang melakukan pengamanan dan pengawasan di Pelabuhan Slamet Riady Ambon saat KM. Teratai Prima Satu baru tiba dari pelabuhan Kawasi Maluku Utara - Buano Seram Barat.

"Setelah itu kami naik ke kapal melakukan koordinasi dengan Nahkoda KM Teratai Prima Satu untuk melakukan pemeriksaan keberadaan burung tersebut di dalam kapal," ujarnya.

Dari hasil pengawasan terdengar suara burung-burung bersiul di atas kapal maka petugas Polisi Kehutanan langsung mencari keberadaan burung, setelah melakukan pemeriksaan di dalam kapal tidak dijumpai burung kemudian terdengar lagi suara kicauan burung.

"Ternyata terlihat salah seorang penumpang sedang menenteng seekor burung yang diikat di tenggeran berwarna hijau kemudian Polisi Kehutanan menghampiri penumpang tersebut dan meminta turun bersama - sama menuju pos," ungkapnya.

Ia mengaku, pelaku tersebut kemudian diberikan pembinaan terkait aturan yang berlaku dan dengan sukarela penumpang tersebut menyerahkan burung itu.

Kemudian burung dibawa langsung ke Pusat Konservasi Maluku di Kebun Cengkih Ambon dan langsung diserahkan kepada Petugas Perawat Burung (animal keeper) untuk diamankan dan dikarantinakan sebelum dilepaskiarkan ke Habitatnya. "Dari hasil pengamatan diketahui burung tersebut dalam keadaan sehat," ucap Seto.

Ia berharap, bagi masyarakat yang menemukan kasus penyeludupan satwa segera dilaporkan ke pihak yang berwenang, baik di BKSDA maupun kepolisian.

"Kita terbuka kepada masyarakat, apabila ada penyerahan maupun laporan akan kita terima. Ini juga biar bisa kita nikmati TSL tersebut di masa kini maupun masa yang akan datang," katanya.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya bahwa, Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup(Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta (Pasal 40 ayat (2)).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.