Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Cepat Surut, Banjir Rendam Sejumlah Rumah Dan Memutus Jembatan di Lengkong Sukabumi

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Cepat Surut, Banjir Rendam Sejumlah Rumah Dan Memutus Jembatan di Lengkong Sukabumi Doc: ANTARA/Iggoy el Fitra
Ket. Ilustrasi - Warga terdampak banjir bandang membawa bantuan melintasi jembatan darurat.

Sukabumi - Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu, sekitar pukul 17.00 WIB, mengakibatkan sejumlah rumah termasuk tempat ibadah terendam dan memutus jembatan penghubung antar-kampung.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam bencana yang melanda beberapa kampung di Desa Tegallega itu," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Sabtu.

Informasi yang dihimpun di Kampung Cibogo satu rumah terendam, Kampung Bojonghaur tiga rumah dan satu sarana ibadah juga terendam, sementara di Kampung Babakan Bantarsari satu rumah terendam.

Kemudian Kampung Leuwibengkong tiga rumah terendam, Kampung Tegaldatar dua jembatan terbawa arus sungai dan di Kampung Cigirang satu jembatan terputus disapu banjir bandang.

Banjir bandang ini dipicu oleh hujan deras yang turun sejak siang hingga menjelang malam, sehingga debit air sungai yang melintas di sekitar permukiman warga meluap dan merendam delapan rumah beserta satu tempat ibadah dan merusaktiga jembatan penghubung.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Lengkong masih berada di lokasi kejadian untuk mendata dampak dari banjir bandang ini. Namun informasi terakhir, ketinggian air yang merendam rumah warga yang awalnya mencapai sekitar 50 cm sudah berangsur surut.

Selain itu, BPBD Kabupaten Sukabumi sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah penanggulangan bencana selanjutnya, mengingat ada tiga unit jembatan yang rusak atau terputus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.