Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Tim SAR Evakuasi Dua Anak yang Tewas Tenggelam di Danau Ciburial Garut

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Tim SAR Evakuasi Dua Anak yang Tewas Tenggelam di Danau Ciburial Garut Doc: ANTARA/HO-BPBD Garut
Ket. Petugas saat mengevakuasi korban tenggelam di Situ Ciburial, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (28/6/2024).

Garut - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan berhasil mengevakuasi dua anak usia belasan tahun yang tewas karena tenggelam di danau Situ Ciburial, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Aah Anwar Saefulohdi Garut Jumat membenarkan ada dua anak, yakni Rizki Julian Pratama (14) warga Desa Rancabango, dan Fajar (14) warga Desa Sukajadi, Kecamatan Tarogong Kaleryang dilaporkan hilang, kemudian ditemukan tewas tenggelam di Situ Ciburial.

"Telah ditemukan dua orang mayat anak laki-laki dalam kondisi tenggelam yang dilaporkan hilang sebelumnya di area TKP Situ Ciburial," kata Aah.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi bahwa dua anak itu berenang di Situ Ciburial sekitar pukul 11.30 WIB, kemudian orang tua korban mencari anaknya yang tidak kunjung pulang ke rumah.

Selanjutnya saat melakukan pencarian menemukan jejak pakaian korban berada di pinggir danau, kemudian menduga dua anak tersebut tenggelam. Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil mengevakuasi korban di dasar danau sekitar pukul 17.00 WIB.

"Saat ditemukan oleh Tim SAR dari BPBD Kabupaten Garut berada di dasar kolam atau Situ Ciburial pada pukul 17.00 WIB atau sekira enam jam kedua korban berada di dalam air," katanya.

Kepala Polsek Tarogong Kaler Iptu Sona Rahadian Amus menyatakan, sebelum kejadian kedua korban bersama tiga temannya sedang bermain di sekitaran danau.

Ketiga rekan korban, kata Sona, meninggalkan kawasan danau untuk memburu mendapatkan layang-layang yang putus di kawasan areal persawahan, sedangkan kedua korban lebih memilih berenang di danau, hingga akhirnya dilaporkan hilang dan ditemukan sudah meninggal dunia.

Kapolsek menyampaikan berdasarkan hasil penyelidikan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi, menyimpulkan dugaan sementara kedua korban karena kecelakaan tenggelam, kemudian kehabisan napas hingga akhirnya meninggal dunia.

"Dugaan sementara kedua korban meninggal dunia karena kecelakaan, tenggelam dan kehabisan napas karena pada saat ditemukan oleh tim SAR keduanya berada di dasar danau," kata Kapolsek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.